Radar nusantara 7.com//Mojokerto, Rabu (20 Mei 2026) – Dinas Kesehatan Kabupaten menunjukkan kepedulian terhadap kondisi warga dengan mendatangi langsung pasien gizi buruk di Desa Tanjangrono, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam memastikan kondisi kesehatan masyarakat yang membutuhkan penanganan medis serius. Kegiatan ini juga turut didampingi perangkat desa setempat, termasuk Bu Carik serta Kepala Polindes Desa Tanjangrono, Hj. Diyah, yang ikut memberikan pendampingan dan dukungan langsung kepada keluarga pasien.
Dalam kunjungan tersebut, pihak Dinas Kesehatan bersama tenaga kesehatan desa melakukan pemantauan kondisi pasien sekaligus memastikan langkah penanganan medis yang diperlukan dapat segera diberikan secara berkelanjutan. Kehadiran unsur pemerintah desa dan tenaga kesehatan disambut baik oleh pihak keluarga pasien sebagai bentuk perhatian dan empati terhadap kondisi yang dialami.
Pihak keluarga pasien menegaskan bahwa yang diharapkan bukan bantuan sembako atau bantuan material lainnya, melainkan perhatian utama pada proses kesembuhan pasien. Mereka menyampaikan bahwa beban biaya pengobatan yang cukup tinggi menjadi tantangan utama dalam proses perawatan lanjutan.
Disebutkan, biaya pengobatan yang harus ditanggung mencapai sekitar Rp6 juta per bulan dengan frekuensi kontrol medis hingga tiga kali dalam satu bulan. Kondisi tersebut membuat keluarga mengalami keterbatasan dalam melanjutkan perawatan secara optimal, sehingga sangat membutuhkan dukungan agar pasien dapat segera pulih.
Meski demikian, keluarga berharap tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat, karena fokus utama yang diinginkan adalah kesembuhan pasien, bukan bantuan dalam bentuk lain. Mereka mengapresiasi kepedulian pemerintah daerah dan tenaga kesehatan yang telah turun langsung memberikan perhatian.
Sementara itu, langkah Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto ini menjadi bagian dari upaya peningkatan layanan kesehatan dan penguatan kepedulian sosial terhadap warga yang mengalami kondisi medis serius. Pemerintah daerah diharapkan dapat terus memberikan pendampingan berkelanjutan agar penanganan pasien dapat berjalan optimal hingga proses pemulihan.
Sumber:tim






