JAKARTA || Radar Nusantara 7.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) menetapkan Provinsi DKI Jakarta sebagai tuan rumah pelaksanaan Kongres Nasional AWPI II. Agenda nasional tersebut nantinya juga akan dirangkaikan dengan kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
Penetapan DKI Jakarta sebagai tuan rumah menjadi langkah strategis DPP AWPI dalam memastikan agenda nasional organisasi tetap berjalan sekaligus memperkuat konsolidasi seluruh jajaran AWPI di berbagai daerah.
Keputusan tersebut ditetapkan dalam rapat koordinasi DPP AWPI yang digelar melalui Zoom Meeting pada Sabtu (5/9/2026), mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB. Rapat tersebut diikuti jajaran pengurus, Ketua serta perwakilan DPD dan DPC AWPI dari berbagai wilayah Indonesia.
Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah agenda penting terkait kesiapan organisasi menghadapi Kongres Nasional AWPI II, termasuk penentuan daerah yang akan menerima mandat sebagai tuan rumah.
Berbagai masukan, saran, serta pertimbangan dari jajaran DPD dan DPC menjadi bahan pembahasan sebelum keputusan ditetapkan.
Setelah mendengarkan seluruh masukan peserta rapat dan mempertimbangkan berbagai kondisi organisasi, Ketua Umum DPP AWPI, Hengki Ahmat Jazuli, menetapkan Provinsi DKI Jakarta sebagai tuan rumah Kongres Nasional AWPI II.
Keputusan tersebut mempertimbangkan efektivitas koordinasi, kesinambungan roda organisasi, serta kesiapan daerah dalam mendukung pelaksanaan agenda nasional AWPI.
Selain itu, kondisi Ketua DPD AWPI Provinsi Kalimantan Tengah yang masih dalam keadaan sakit juga menjadi salah satu pertimbangan organisasi agar tahapan persiapan kongres dapat tetap berjalan secara optimal.
“Setelah mendengarkan berbagai masukan dari jajaran DPD dan DPC serta mempertimbangkan kondisi organisasi, DPP AWPI menetapkan Provinsi DKI Jakarta sebagai tuan rumah Kongres Nasional AWPI II. Keputusan ini diambil agar seluruh tahapan persiapan kongres tetap berjalan, terkoordinasi, dan tidak mengalami kekosongan,” tegas Hengki Ahmat Jazuli.
Kongres Nasional AWPI II Dirangkaikan dengan UKW
Selain kongres, DPP AWPI memastikan agenda nasional tersebut akan dirangkaikan dengan kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
Menurut Hengki, kegiatan UKW menjadi bagian dari komitmen AWPI dalam mendorong peningkatan profesionalisme, kompetensi, integritas, serta kualitas sumber daya wartawan.
“Kongres Nasional AWPI II nantinya akan kita rangkaikan dengan kegiatan Uji Kompetensi Wartawan atau UKW. Ini merupakan bagian dari komitmen AWPI untuk terus mendorong lahirnya wartawan yang profesional, kompeten, berintegritas, independen, dan menjunjung tinggi kode etik jurnalistik,” ujar Hengki.
Ia berharap pelaksanaan kongres dan UKW dapat menjadi momentum penting bagi organisasi untuk memperkuat konsolidasi sekaligus meningkatkan kualitas profesionalisme wartawan.
“Kita ingin kongres ini tidak hanya berbicara mengenai organisasi, kepemimpinan, dan program kerja, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kompetensi wartawan. Karena itu, pelaksanaan UKW menjadi bagian penting dalam rangkaian agenda nasional AWPI,” tambahnya.
Hengki menegaskan, penetapan DKI Jakarta bukan sekadar persoalan lokasi penyelenggaraan. Keputusan tersebut merupakan bagian dari strategi organisasi untuk memperkuat soliditas, menyatukan langkah, serta memastikan seluruh agenda nasional AWPI dapat berjalan sesuai ketentuan organisasi.
DPD AWPI DKI Jakarta Siap Terima Amanah
Sementara itu, Ketua DPD AWPI Provinsi DKI Jakarta, Yamarlin Hulu, menyatakan kesiapan pihaknya menerima mandat sebagai tuan rumah Kongres Nasional AWPI II.
DPD AWPI DKI Jakarta siap melakukan koordinasi dengan DPP AWPI serta seluruh DPD dan DPC di Indonesia guna mempersiapkan berbagai kebutuhan pelaksanaan kongres.
“Kami DPD AWPI Provinsi DKI Jakarta siap menerima amanah dan keputusan DPP AWPI untuk menjadi tuan rumah Kongres Nasional AWPI II di Jakarta. Kami siap bekerja sama dan berkoordinasi dengan DPP, seluruh DPD dan DPC agar pelaksanaan kongres dapat berjalan sukses, tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan organisasi,” ujar Yamarlin Hulu.
Menurut Yamarlin, menjadi tuan rumah kongres nasional merupakan amanah besar yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Pihaknya akan segera melakukan koordinasi internal serta mempersiapkan berbagai kebutuhan penyelenggaraan setelah adanya keputusan resmi mengenai waktu dan lokasi pelaksanaan.
“Kongres Nasional AWPI II merupakan agenda bersama seluruh keluarga besar AWPI. Karena itu, kami mengajak seluruh jajaran untuk bersama-sama menjaga soliditas, membangun komunikasi yang baik, dan mendukung suksesnya pelaksanaan kongres serta kegiatan UKW di DKI Jakarta,” tambahnya.
Waktu dan Lokasi Masih Menunggu Keputusan Final
Meski DKI Jakarta telah ditetapkan sebagai tuan rumah, tanggal dan lokasi pelaksanaan Kongres Nasional AWPI II hingga saat ini belum diputuskan secara final.
DPP AWPI akan menggelar rapat khusus antara Ketua Umum DPP AWPI Hengki Ahmat Jazuli bersama para Pendiri AWPI untuk membahas sekaligus menetapkan waktu dan lokasi resmi pelaksanaan kongres.
Hasil rapat khusus tersebut nantinya akan menjadi dasar penetapan jadwal dan tempat resmi Kongres Nasional AWPI II beserta rangkaian kegiatan UKW.
Penetapan DKI Jakarta sebagai tuan rumah diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan soliditas antarpengurus, mempererat hubungan antar-DPD dan DPC, serta menyatukan langkah seluruh jajaran AWPI dalam menghadapi agenda organisasi ke depan.
Dengan keputusan tersebut, DPP AWPI menegaskan bahwa persiapan Kongres Nasional AWPI II beserta rangkaian kegiatan UKW tetap berjalan. Seluruh jajaran organisasi diharapkan menjaga komunikasi, kebersamaan, profesionalisme, dan kondusivitas hingga seluruh tahapan pelaksanaan ditetapkan secara resmi.
Kabid Humas DPP AWPI
(Red/Radar Nusantara 7.com)






