JAKARTA//Radar nusantara7.com — Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda masih mengalami erupsi menerus. Berdasarkan informasi PVMBG, Badan Geologi Kementerian ESDM, status aktivitas Gunung Anak Krakatau berada pada Level III (Siaga).
Informasi tersebut disampaikan dalam pembaruan kondisi Gunung Anak Krakatau pada Sabtu, 5 September 2026 pukul 12.30 WIB.
Erupsi disebut telah berlangsung sejak Jumat, 4 September 2026 pukul 23.07 WIB dan masih berlangsung hingga informasi tersebut diterbitkan. Aktivitas erupsi juga disertai lava fontain dan gemuruh.
PVMBG merekomendasikan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Masyarakat juga diimbau tidak mendekati kawasan gunung api, termasuk untuk kegiatan wisata maupun aktivitas yang mendekat ke pulau.
Pesisir Banten dan Lampung diminta tetap tenang, waspada, serta siap siaga dengan terus mengikuti perkembangan informasi resmi dari PVMBG, BMKG, BNPB, dan instansi terkait.
Masyarakat juga diingatkan agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Dalam informasi tersebut, potensi tsunami akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau tidak terindikasi. PVMBG menyatakan bahwa erupsi saat ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Meski demikian, masyarakat tetap diminta memperhatikan informasi resmi dan perkembangan kondisi Gunung Anak Krakatau.
Sementara itu, aktivitas pelayaran di Selat Sunda, khususnya operasional penyeberangan Merak–Bakauheni, disebut masih berjalan normal.
Pengguna jasa penyeberangan tetap diminta memperhatikan evaluasi dan arahan dari otoritas terkait serta kondisi di lapangan.
Informasi tersebut juga menegaskan bahwa erupsi gunung api tidak otomatis menyebabkan tsunami. Namun, aspek keselamatan, ketertiban, dan kelancaran transportasi lintas Merak–Bakauheni tetap menjadi perhatian.
Adapun sejumlah imbauan yang disampaikan dalam informasi tersebut meliputi:
- Jangan mendekati area dalam radius 3 kilometer dari pusat erupsi.
- Tidak melakukan aktivitas wisata atau mendekati kawasan pulau.
- Selalu mengikuti informasi resmi dari PVMBG, BMKG, dan instansi terkait.
- Masyarakat pesisir Banten–Lampung diminta tetap tenang, waspada, dan siap siaga.
- Tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Informasi mengenai kondisi Gunung Anak Krakatau dapat dipantau melalui sumber resmi PVMBG Kementerian ESDM, BMKG, dan BNPB.
Kontak Center ASDP 24 Jam: 191.






