PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
1782358579185

Radar nusantara 7//Pontianak – Kepala Staf Kodam (Kasdam) XII/Tanjungpura, Brigjen TNI Bambang Sujarwo, S.H., M.Sos., M.M., menghadiri kegiatan konferensi pers terkait keberhasilan pengungkapan penyelundupan pakaian bekas import ilegal atau ballpres di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat, Selasa (23/6/2026).

Konferensi Pers dipimpin Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melalui video conference dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Diketahui dalam konferensi pers ini DJBC Kalbagbar berhasil menyita sebanyak 2.060 bal pakaian bekas impor ilegal dari dua wilayah di Kubu Raya dan Mempawah.

Dalam sambutannya, Kasdam XII/Tpr Brigjen TNI Bambang Sujarwo, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja sama seluruh instansi kedinasan dan aparat penegak hukum yang terus berkomitmen membentengi wilayah perbatasan Kalimantan Barat dari berbagai tindakan ilegal.

Kasdam memaparkan bahwa geografis perbatasan darat antara Kalimantan Barat dan Malaysia memiliki tantangan yang sangat besar, dengan garis perbatasan yang membentang sepanjang 970 kilometer dari timur ke barat. Dari total panjang tersebut, terdapat sekitar 399,774 kilometer wilayah yang masuk dalam kategori blank spot atau area yang tidak memiliki sinyal komunikasi.

“Di perbatasan darat sepanjang 970 kilometer tersebut, hampir 400 kilometer merupakan blank spot. Untuk mengamankan wilayah yang luas ini, TNI menggelar Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) yang terdiri dari dua batalyon,” ujar Kasdam XII/Tpr.

Meski penjagaan telah diperketat melalui puluhan pos tersebut, Kasdam tidak menampik adanya tantangan berupa keberadaan jalur-jalur tikus yang kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk menyelundupkan barang ilegal dalam skala kecil.

Sumber:humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *