PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81
1786107908568

Radar Nusantara7.com
Jumat, 7 Agustus 2026 Ponorogo – Semangat jiwa korsa prajurit TNI yang berpadu dengan budaya gotong royong masyarakat menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo.

Setiap hari, prajurit TNI bersama warga terlihat bahu-membahu menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan. Mulai dari mengangkut material, membangun jalan dan jembatan, merenovasi rumah warga, hingga mengerjakan berbagai fasilitas umum yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Meski dihadapkan pada medan yang cukup berat dan beban pekerjaan yang padat, semangat pengabdian para prajurit tidak pernah surut. Jiwa korsa yang telah tertanam kuat dalam diri setiap personel TNI menjadi motivasi untuk terus bekerja tanpa mengenal lelah. Semangat tersebut juga menular kepada masyarakat yang secara sukarela ikut bergotong royong demi menyukseskan program TMMD.

Kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan program ini semakin memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat. Tidak hanya bekerja bersama, tetapi juga saling mendukung, saling membantu, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan yang dikerjakan secara bersama-sama.

Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 081/DSJ, Mayor Inf. Ismail, mengatakan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat merupakan kekuatan utama dalam setiap pelaksanaan TMMD.

“Kemanunggalan TNI dan rakyat menjadi kekuatan dalam setiap gelaran TMMD, tak terkecuali pada TMMD di Desa Bulu Lor yang saat ini tengah dilaksanakan,” ujar Ismail, Jumat (7/8/2026).

Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi modal penting untuk mempercepat penyelesaian seluruh sasaran fisik maupun nonfisik. Sinergi antara prajurit dan masyarakat membuat setiap pekerjaan dapat berjalan lebih efektif meskipun menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Dengan waktu pelaksanaan yang masih tersisa sekitar satu pekan, pihaknya optimistis seluruh target pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu.

“Dengan sisa waktu yang ada sekitar satu minggu lagi, kami optimis seluruhnya dapat selesai sesuai target. Kami juga berharap hasil yang dicapai akan dapat memberikan manfaat luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Program TMMD ke-129 di Desa Bulu Lor tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat nilai persatuan, kebersamaan, serta semangat gotong royong sebagai fondasi dalam membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

(Redaksi Radar Nusantara7.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *