MADIUN | Radar Nusantara 7 – Komando Distrik Militer (Kodim) 0803/Madiun menyiagakan personel untuk mendukung pengamanan rangkaian kegiatan Suran Agung yang digelar di wilayah Kabupaten dan Kota Madiun. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah dan Kepolisian Republik Indonesia menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran pelaksanaan tradisi budaya yang setiap tahun menjadi perhatian masyarakat.
Pengamanan dilakukan melalui penempatan personel di sejumlah titik strategis, mulai dari lokasi kegiatan, jalur yang dilalui peserta, hingga kawasan yang diperkirakan menjadi pusat keramaian. Kehadiran aparat keamanan di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat menghambat jalannya kegiatan.
Komandan Kodim 0803/Madiun, Letkol Inf. I Nyoman Adhi Saputra, menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam pengamanan Suran Agung merupakan bagian dari tugas membantu pemerintah daerah dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Menurutnya, sinergi seluruh unsur menjadi kunci utama agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan tertib tanpa mengurangi nilai budaya dan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
“Pengamanan ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan Suran Agung berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kami mengedepankan sinergi dengan seluruh unsur terkait agar masyarakat dapat menjalankan kegiatan dengan nyaman,” ujar Dandim.
Selain melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup, personel Kodim 0803/Madiun juga melakukan pemantauan di sejumlah titik yang berpotensi mengalami kepadatan massa maupun gangguan arus lalu lintas. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan terhadap berbagai potensi kerawanan, sehingga situasi tetap terkendali selama kegiatan berlangsung.
Dalam pelaksanaannya, Kodim 0803/Madiun bekerja sama dengan jajaran Polres, Pemerintah Kabupaten dan Kota Madiun, Satpol PP, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, serta unsur pengamanan lainnya. Koordinasi lintas sektor terus dilakukan agar setiap perkembangan situasi di lapangan dapat direspons secara cepat dan tepat.
Di sisi lain, Kodim 0803/Madiun juga mengajak seluruh peserta Suran Agung, warga perguruan pencak silat, maupun masyarakat umum untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Seluruh pihak diimbau mematuhi aturan yang telah ditetapkan panitia serta arahan petugas demi terciptanya suasana yang damai, tertib, dan saling menghormati.
Suran Agung bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga menjadi simbol pelestarian budaya, persaudaraan, dan kebersamaan masyarakat Madiun. Oleh karena itu, keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Melalui sinergi yang solid antara TNI, Polri, pemerintah daerah, perguruan pencak silat, tokoh masyarakat, dan seluruh warga, diharapkan pelaksanaan Suran Agung tahun ini dapat berlangsung dengan aman, lancar, penuh khidmat, serta menjadi contoh bahwa tradisi budaya dapat berjalan berdampingan dengan terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Radar Nusantara 7 akan terus mengikuti perkembangan pelaksanaan Suran Agung serta upaya seluruh pihak dalam menjaga stabilitas keamanan demi terciptanya suasana yang aman, damai, dan harmonis di wilayah Madiun.






