TRENGGALEK – RADAR NUSANTARA 7.COM | Menjelang peringatan Hari Jadi ke-832 Kabupaten Trenggalek, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pemangku adat, serta tokoh masyarakat mengikuti tradisi ziarah ke sejumlah makam leluhur, Jumat (28/8/2026).
Tradisi ziarah makam leluhur tersebut menjadi salah satu rangkaian yang rutin digelar setiap menjelang Hari Jadi Kabupaten Trenggalek. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada para pendahulu, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang sejarah sekaligus melestarikan adat dan budaya daerah.
Rangkaian ziarah diawali dari makam Mbah Kawak yang berada di Setono Galek, Kelurahan Ngantru. Rombongan kemudian menuju makam Bupati pertama Trenggalek, R.T. Soemo Truno, di Setono Gedong, serta makam Adipati Menak Sopal yang berada di kompleks pemakaman Bagong.
Perjalanan ziarah kemudian dilanjutkan menuju makam Kanjeng Jimat di Margo Ayu, Desa Ngulankulon, Kecamatan Pogalan. Selanjutnya, rombongan berziarah ke makam Girilaya Kamulyan di Desa Kamulan, Kecamatan Durenan.
Rangkaian ziarah ditutup di makam Bupati Trenggalek KRT. Widjojo Koesoemo yang berada di Astono Girimulyo, Desa Sumber, Kecamatan Karangan.
Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, S.I.K., M.H., mengungkapkan kekagumannya terhadap adat dan budaya Kabupaten Trenggalek yang hingga kini masih terus dijaga oleh masyarakat.
Menurutnya, tradisi tersebut merupakan bagian dari kearifan lokal yang memiliki nilai sejarah dan budaya serta patut dipertahankan di tengah perkembangan zaman.
Kapolres menilai, menjaga tradisi bukan hanya berkaitan dengan mengenang para leluhur, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mengenalkan sejarah daerah kepada generasi penerus.
“Adat budaya Kabupaten Trenggalek yang masih dipegang kuat hingga kini merupakan kearifan lokal yang patut dijaga dan dilestarikan,” tutur Kapolres.
Ia berharap tradisi ziarah makam leluhur dapat terus dilaksanakan dan diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari identitas serta kekayaan budaya Kabupaten Trenggalek.
Peringatan Hari Jadi ke-832 Kabupaten Trenggalek diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap sejarah, adat, dan budaya daerah.
Radar Nusantara 7.com






