PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81
IMG-20260920-WA0067

Bojonegoro – Radar Nusantara 7.com – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026, Kodim 0813 Bojonegoro bersama Poliklinik Kesehatan (Polkes) 05.09.14 Bojonegoro menggelar kegiatan bakti kesehatan di MAN 1 Bojonegoro, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan tersebut diisi dengan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang ditujukan untuk membekali para pelajar dengan pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan pertolongan awal ketika menghadapi kondisi darurat medis.

Ratusan siswa bersama guru pendamping mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Materi disampaikan secara interaktif oleh dr. Tio Fikri Pradana yang memberikan edukasi mengenai pentingnya respons cepat terhadap korban henti jantung maupun kondisi tersedak.

Dalam pemaparannya, dr. Tio memperkenalkan sejumlah langkah penting dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan medis melalui formula AMAN, CEK, CALL, CPR, dan AED.

AMAN berarti memastikan kondisi lingkungan, korban, serta keselamatan penolong sebelum memberikan pertolongan.

Selanjutnya CEK, yakni memeriksa kesadaran dan respons korban dengan cepat. Setelah itu CALL, yaitu segera meminta bantuan atau menghubungi layanan darurat medis 119.

Tahapan berikutnya adalah CPR, berupa pemberian kompresi dada secara efektif. Kemudian AED, yakni penggunaan Automated External Defibrillator apabila perangkat tersebut tersedia dan sesuai kondisi korban.

Tidak hanya mendapatkan materi secara teori, para siswa juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan teknik Resusitasi Jantung Paru (RJP) menggunakan manekin pelatihan di bawah arahan tenaga kesehatan.

Peserta juga mendapatkan edukasi mengenai penanganan kondisi tersedak berat, termasuk teknik dorongan perut atau Heimlich maneuver, dengan memperhatikan prosedur keselamatan yang diajarkan oleh instruktur.

Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan sebelum mendapatkan penanganan dari tenaga medis.

Melalui sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan lembaga pendidikan, Kodim 0813 Bojonegoro berharap keterampilan dasar pertolongan darurat dapat dimiliki lebih banyak pelajar.

Dengan bekal tersebut, para siswa diharapkan mampu mengambil langkah awal yang tepat dan tetap memperhatikan keselamatan diri maupun korban ketika menghadapi situasi darurat di lingkungan sekolah ataupun masyarakat.(*)

Radar Nusantara 7.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *