PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
1781841597344

Ende | Radar Nusantara 7

Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat program revitalisasi sekolah di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Penegasan tersebut disampaikan saat meninjau SD Wolomoni di Desa Niowula, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (18/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wapres mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi masyarakat terkait kondisi sarana dan prasarana pendidikan yang masih membutuhkan perhatian pemerintah. Menanggapi hal itu, Gibran memastikan bahwa kebutuhan sekolah yang disampaikan warga akan menjadi bagian dari program revitalisasi sekolah yang tengah dijalankan pemerintah.

“Kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan di daerah akan menjadi perhatian pemerintah agar proses belajar mengajar dapat berjalan lebih baik dan merata,” tegas Wapres di sela-sela kunjungannya.

Sebelum mengunjungi SD Wolomoni, Wapres juga meninjau SMP Negeri 1 Ndona yang hingga kini masih menghadapi berbagai keterbatasan. Sejumlah persoalan yang ditemukan antara lain akses jaringan seluler dan internet yang belum memadai, keterbatasan air bersih, belum optimalnya fasilitas pagar sekolah, hingga minimnya sarana teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Melihat kondisi tersebut, Wapres kembali menegaskan bahwa sekolah-sekolah yang berada di kawasan 3T akan menjadi prioritas utama dalam program revitalisasi sekolah yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Program revitalisasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan, memperluas akses pembelajaran yang layak, serta mendukung pemerataan mutu pendidikan bagi seluruh anak bangsa, khususnya di daerah yang selama ini masih menghadapi berbagai keterbatasan fasilitas.

Kunjungan kerja Wapres ke Kabupaten Ende menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, sekaligus memastikan bahwa kebutuhan masyarakat di daerah dapat ditindaklanjuti secara konkret oleh pemerintah pusat.

(Redaksi | Radar Nusantara 7)

Sumber: Biro Pers, Media,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *