PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
IMG-20260616-WA0123

Radar nusantara 7.com//morotai – Warga Desa Saminyamau, Kecamatan Pulau Rao, Kabupaten Pulau Morotai, dikejutkan dengan peristiwa meninggalnya seorang perempuan muda berinisial E.D. (23), yang ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar rumah orang tuanya pada Selasa (16/6/2026) pagi.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 07.00 WIT. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, sebelum kejadian korban masih sempat terlihat beraktivitas seperti biasa di sekitar rumah. Namun beberapa saat kemudian, korban masuk ke dalam kamar dan tidak lagi terlihat keluar.

Keluarga yang mulai merasa curiga kemudian berupaya memeriksa kondisi korban. Saat dilakukan pengecekan, korban ditemukan dalam keadaan tergantung menggunakan seutas tali di dalam kamar. Keluarga yang panik segera menurunkan korban dan meminta bantuan tenaga kesehatan untuk memberikan pertolongan.

Sayangnya, setelah dilakukan pemeriksaan medis awal, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Mendapatkan laporan dari masyarakat, Kapolsek Morotai Selatan Barat bersama personel langsung mendatangi lokasi kejadian guna melakukan pengamanan Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta serangkaian penyelidikan awal untuk memastikan kronologi dan penyebab peristiwa tersebut.

Petugas kepolisian kemudian melakukan pendataan identitas korban, meminta keterangan dari pihak keluarga maupun sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi, serta mendokumentasikan kondisi TKP. Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan peristiwa tersebut sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas mengamankan barang bukti berupa seutas tali dengan panjang kurang lebih enam meter serta pakaian yang dikenakan korban saat ditemukan.

Kasi Humas Polres Pulau Morotai, IPDA Muh Yusuf Kasim, S.IP., M.Si., membenarkan adanya peristiwa meninggalnya seorang perempuan muda di Desa Saminyamau.

“Benar, kami menerima laporan terkait peristiwa meninggalnya seorang perempuan di Desa Saminyamau. Anggota Polsek Morotai Selatan Barat telah mendatangi lokasi, mengamankan TKP, melakukan pemeriksaan awal, serta meminta keterangan dari pihak keluarga dan sejumlah saksi,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Menurutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang dilakukan petugas, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana. Meski demikian, kepolisian tetap menjalankan prosedur penyelidikan sesuai ketentuan untuk memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

“Hingga saat ini kami masih melakukan pendalaman terhadap seluruh informasi yang diperoleh di lapangan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait penyebab kejadian dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada pihak kepolisian,” kata Muh Yusuf Kasim.

Ia menambahkan bahwa pihak keluarga telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Selain menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan, kepolisian juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarga maupun lingkungan sekitar. Dukungan sosial dan perhatian dari orang-orang terdekat dinilai penting bagi mereka yang sedang menghadapi tekanan emosional atau persoalan pribadi.

“Kami turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini,” tuturnya.

Saat ini, Polres Pulau Morotai masih melakukan pendalaman terhadap sejumlah informasi yang diperoleh dari lokasi kejadian. Adapun langkah-langkah yang telah dilakukan meliputi pengamanan TKP, pengumpulan bahan keterangan, pemeriksaan saksi-saksi, dokumentasi kejadian, pelaporan kepada pimpinan, serta pengamanan barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan resmi dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, guna menghindari munculnya spekulasi yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Sumber:fata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *