JAWA TIMUR – Radar Nusantara 7.com – Kekecewaan disampaikan sejumlah warga yang mengaku masih mengalami trauma akibat gempa, setelah mereka disebut diminta berkumpul di kantor kecamatan untuk menyambut rombongan Gubernur Jawa Timur, namun rombongan tersebut disebut hanya melintas tanpa menemui warga.
Keluhan tersebut beredar melalui media sosial dan menjadi perhatian publik pada Selasa, 25 Agustus 2026. Salah satu unggahan yang mencuat menyebut warga telah berkumpul di kantor kecamatan dengan harapan dapat bertemu dan menyampaikan kondisi mereka secara langsung kepada rombongan pemerintah provinsi.
Namun, menurut narasi dalam unggahan tersebut, ketika warga telah berada di lokasi, rombongan gubernur justru disebut melintas dan tidak berhenti untuk menemui masyarakat.
“Rakyat trauma gempa, malah disuruh kumpul di kantor camat buat sambut rombongan ibu Gubernur Jawa Timur. Giliran rakyat sudah kumpul, Gubernurnya malah lari lewat begitu saja,” demikian isi unggahan yang beredar.
Unggahan tersebut juga mengungkapkan kekecewaan warga terhadap situasi yang terjadi. Penulis unggahan menilai peristiwa tersebut tidak mencerminkan kondisi masyarakat yang sedang membutuhkan perhatian dan kepedulian setelah terdampak bencana.
“Ini adalah bentuk penghinaan nyata terhadap rasa kemanusiaan kami yang sedang berduka,” tulisnya.
Dalam unggahan yang sama, warga juga menyampaikan sindiran terkait harapan untuk mendapatkan perhatian pemerintah di tengah kondisi pascagempa.
“Terima kasih atas simulasi harapan palsu di tengah runtuhnya tempat tinggal kami,” lanjut tulisan tersebut.
Pernyataan tersebut diketahui berasal dari akun Facebook Diana Rose dan kemudian beredar di media sosial dengan sejumlah tanda pagar, di antaranya #BreakingNews dan #Viral.
Meski demikian, narasi tersebut merupakan pernyataan dari pengunggah media sosial. Hingga berita ini disusun pada Selasa, 25 Agustus 2026, belum diperoleh keterangan resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun pihak terkait mengenai alasan rombongan tidak berhenti menemui warga serta tujuan kunjungan tersebut.
Radar Nusantara 7.com masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari pihak Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar informasi mengenai peristiwa tersebut dapat disampaikan secara berimbang dan tidak menimbulkan kesimpulan sepihak.(*)






