Radar Nusantara7.com – Pandan, Senin, 16 Februari 2026 – Warga masyarakat bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Pandan melaksanakan kegiatan doa dan ziarah bersama di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat, Senin (16/2/2026) pukul 07.00 WIB. Kegiatan berlangsung khidmat sebagai bagian dari tradisi menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kerja bakti yang telah dilaksanakan sehari sebelumnya, Minggu (15/2/2026), di mana warga secara gotong royong membersihkan area makam. Kerja bakti tersebut menjadi wujud kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di area pemakaman yang menjadi tempat ziarah dan doa bagi keluarga yang telah berpulang.

Kepala Desa Pandan, Dahlan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang terlibat aktif dalam kegiatan tersebut. Ia menilai partisipasi masyarakat mencerminkan kekompakan dan kepedulian bersama terhadap lingkungan desa.
“Kami Pemdes Pandan mengapresiasi kepada seluruh warga masyarakat yang telah mengadakan kegiatan baik ini, apalagi sebelumnya juga telah dilakukan kerja bakti. Kalau TPU ini bersih akan membuat nyaman untuk dipakai kegiatan doa bersama, juga nyaman bagi siapa saja yang akan berziarah di makam ini,” ujar Dahlan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus membudayakan hidup bersih demi terciptanya lingkungan yang sehat dan nyaman.
“Untuk itu mari kita budayakan menjaga kebersihan lingkungan kita. Jika lingkungan itu bersih maka akan tercipta lingkungan yang sehat pula. Selamat menyambut dan menjalankan ibadah puasa bulan Ramadhan tahun ini, semoga amal ibadah puasa kita diterima Allah SWT,” tambahnya.
Sebelum doa bersama dimulai, kegiatan diisi dengan tausiyah oleh Kyai Ahmad Shodiq. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya membiasakan ziarah dan mendoakan ahli kubur sebagai bentuk bakti dan kasih sayang kepada orang tua serta keluarga yang telah meninggal dunia.
“Bagusnya membudayakan dan mengutamakan ziarah ke makam ahli kubur kita selama kita masih hidup. Dan mendoakan orang tua, saudara & ahli kubur kita yang sudah meninggal dunia adalah hal yang paling ditunggu dan dinantikan mereka karena hanya doa-doa dari yang masih hidup inilah yang bisa menolong mereka di alam barzah dan akhirat nanti.
Semoga kita semua tergolong orang atau keturunan yang sholeh sholihah yang selalu mendoakan ahli kubur kita. Aamiin,” tuturnya.
Suasana doa dan ziarah berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Usai rangkaian acara selesai, warga membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi tradisi tahunan yang mempererat silaturahmi, memperkuat nilai-nilai religius, serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan lingkungan desa.
Sumber: Tim
Editor: Redaksi





