Radar Nusantara 7
Senin, 22 Juni 2026
Madiun – Personel Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Jawa Timur menunjukkan respons cepat dan kepedulian nyata terhadap masyarakat yang terdampak bencana angin puting beliung di wilayah Kota Madiun. Kehadiran aparat kepolisian di tengah warga yang sedang mengalami musibah menjadi bukti bahwa tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir dalam misi kemanusiaan saat masyarakat membutuhkan bantuan.
Bencana angin puting beliung yang melanda sejumlah kawasan di Kota Madiun menyebabkan kerusakan pada beberapa rumah warga serta menumbangkan sejumlah pohon di sepanjang akses jalan. Selain mengganggu aktivitas masyarakat, kondisi tersebut juga berpotensi membahayakan pengguna jalan dan warga sekitar apabila tidak segera ditangani.
Mendapatkan laporan dari masyarakat, personel Brimob dari Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jawa Timur langsung bergerak menuju lokasi terdampak. Dengan membawa peralatan yang diperlukan, para personel bergabung bersama warga untuk melakukan kerja bakti membersihkan material pohon tumbang yang menutupi jalan dan membantu memperbaiki bagian rumah warga yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang.
Suasana gotong royong tampak mewarnai proses penanganan pascabencana. Kehadiran personel Brimob mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai membantu mempercepat pemulihan kondisi lingkungan serta memberikan rasa aman kepada warga yang terdampak.
Komandan Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jawa Timur, Kompol Muri, S.H., M.M., menegaskan bahwa Brimob memiliki komitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana maupun kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat.
“Sebagai bagian dari Polri, kami tidak hanya menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab kemanusiaan untuk membantu warga yang sedang mengalami kesulitan. Kehadiran personel di lokasi bencana merupakan bentuk pengabdian dan kepedulian kami kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, semangat ‘Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan’ menjadi landasan bagi seluruh personel Brimob dalam menjalankan tugas, baik dalam operasi keamanan maupun kegiatan sosial kemasyarakatan. Karena itu, setiap laporan terkait bencana atau keadaan darurat akan selalu direspons secara cepat sesuai kemampuan dan kebutuhan di lapangan.
Selain membantu penanganan dampak puting beliung, Brimob Polda Jawa Timur juga terus aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemanusiaan, termasuk aksi donor darah, bantuan sosial, serta dukungan dalam penanggulangan bencana di berbagai daerah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
Partisipasi personel Brimob dalam berbagai aksi sosial menunjukkan bahwa pengabdian kepolisian tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan, tetapi juga melalui tindakan nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Setiap bantuan yang diberikan diharapkan mampu meringankan beban warga serta mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Melalui respons cepat yang ditunjukkan dalam penanganan dampak angin puting beliung di Kota Madiun, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jawa Timur kembali membuktikan komitmennya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang selalu siap hadir dalam setiap situasi, termasuk ketika masyarakat menghadapi musibah dan membutuhkan uluran tangan kemanusiaan.
Sumber:humas
(Redaksi Radar Nusantara 7)






