Radar Nusantara 7
Senin, 22 Juni 2026
Sidoarjo – Sebanyak 1.000 anak yatim dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti kegiatan Yatim Camp 2026 yang diselenggarakan oleh Forum Daerah Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (FORDA LKSA) Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan yang berlangsung di Bumi Perkemahan Tanjek Wagir, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo ini menjadi ajang pembinaan karakter, penguatan mental, serta peningkatan motivasi bagi anak-anak yatim yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Sidoarjo.
Ribuan peserta tampak antusias mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia. Tidak hanya berisi aktivitas rekreasi dan permainan edukatif, Yatim Camp 2026 juga menghadirkan sejumlah program pembinaan yang bertujuan membangun kepercayaan diri, jiwa kepemimpinan, kemandirian, serta semangat belajar para peserta.
Penyelenggaraan kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian FORDA LKSA Kabupaten Sidoarjo terhadap tumbuh kembang anak-anak yatim agar memiliki ruang untuk belajar, berinteraksi, dan mengembangkan potensi diri di tengah berbagai tantangan kehidupan yang mereka hadapi.
Ketua panitia kegiatan menjelaskan bahwa Yatim Camp bukan sekadar kegiatan perkemahan biasa, melainkan sarana pendidikan karakter yang dirancang untuk memberikan pengalaman positif bagi para peserta. Melalui berbagai aktivitas kelompok, diskusi motivasi, pelatihan kepemimpinan, hingga kegiatan keagamaan, para peserta diharapkan mampu membangun optimisme dan semangat dalam meraih cita-cita.
“Anak-anak yatim memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian, pendidikan, dan kesempatan berkembang. Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pengalaman berharga yang dapat membentuk karakter kuat, mandiri, serta menumbuhkan rasa percaya diri mereka,” ungkap salah satu pengurus FORDA LKSA Kabupaten Sidoarjo.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi yang disampaikan oleh pembina, relawan, dan tokoh inspiratif. Selain itu, suasana kebersamaan yang terjalin antar peserta dari berbagai lembaga kesejahteraan sosial anak juga menjadi nilai positif dalam memperluas pergaulan dan mempererat persaudaraan.
Di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks, pembinaan generasi muda dinilai tidak hanya membutuhkan pendidikan formal semata, tetapi juga penguatan karakter dan mental yang baik. Karena itu, kegiatan seperti Yatim Camp menjadi salah satu upaya strategis dalam mempersiapkan generasi muda yang tangguh, berakhlak, dan mampu menghadapi tantangan masa depan.
Sejumlah orang tua asuh dan pengelola LKSA yang mendampingi peserta menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Mereka menilai Yatim Camp memberikan manfaat besar bagi anak-anak untuk memperoleh pengalaman baru, meningkatkan kemampuan bersosialisasi, serta menumbuhkan semangat untuk terus belajar dan berprestasi.
Selain menjadi sarana pembinaan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara lembaga kesejahteraan sosial anak, pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam mendukung kesejahteraan anak-anak yatim di Kabupaten Sidoarjo.
Dengan mengusung semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, Yatim Camp 2026 diharapkan mampu menjadi wadah yang terus melahirkan generasi muda yang optimistis, mandiri, dan memiliki karakter kuat. Para peserta pun diharapkan dapat membawa pulang pengalaman berharga yang akan menjadi bekal dalam menapaki masa depan yang lebih cerah.
Sumber:ss
(Redaksi Radar Nusantara 7)






