Surabaya | RadarNusantara7.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur mengungkap perkembangan terbaru modus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kini menyasar sepeda motor berteknologi keyless atau tanpa anak kunci.
Selain memanfaatkan celah keamanan pada kendaraan, para pelaku juga mengubah pola aksinya dengan menggunakan mobil jenis minibus sebagai sarana untuk mengangkut sepeda motor hasil curian agar tidak menimbulkan kecurigaan.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Jumhur, mengatakan modus tersebut telah berhasil diungkap petugas di sejumlah wilayah di Jawa Timur, di antaranya Kabupaten Gresik dan Lamongan.
“Di Gresik, di Lamongan pernah itu kita ungkap juga. Pelaku menggunakan Avanza atau mobil minibus, dia keliling memantau target,” ujar AKBP Jumhur, Jumat (3/7/2026).
Menurutnya, para pelaku kini lebih memilih mengincar sepeda motor berteknologi keyless yang diparkir di pinggir jalan utama, terutama di lokasi yang sepi dan minim pengawasan. Berbeda dengan modus sebelumnya, pelaku tidak lagi banyak menyasar kendaraan yang diparkir di halaman rumah warga.
Pola tersebut dinilai lebih efektif bagi pelaku karena kendaraan hasil curian dapat langsung dimasukkan ke dalam mobil minibus sehingga meminimalkan risiko diketahui masyarakat maupun petugas saat melarikan diri.
Polda Jawa Timur mengimbau masyarakat, khususnya pemilik kendaraan berteknologi keyless, agar meningkatkan kewaspadaan dengan memarkir kendaraan di tempat yang aman, menggunakan kunci pengaman tambahan, serta menghindari meninggalkan sepeda motor di lokasi yang sepi tanpa pengawasan.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila melihat aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian kendaraan bermotor, guna mencegah terjadinya tindak kriminal di lingkungan sekitar.
Redaksi: RadarNusantara7.com
Sumber: Ditreskrimum Polda Jawa Timur.






