Radar nusantara 7.com//Tulungagung – Polres Tulungagung bersama TNI dan sejumlah instansi terkait terus memperkuat koordinasi dalam penanganan kemunculan buaya yang dilaporkan warga di kawasan perairan Pantai Popoh, Widodaren, dan Tangkilan, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung.
Sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat, tim gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Kementerian Kelautan dan Perikanan, BPBD, Damkar, Forkopimcam Besuki, serta Pemerintah Desa Besole, Besuki, dan Keboireng kembali menggelar rapat koordinasi guna menyusun langkah penanganan di lapangan.
Dalam hasil koordinasi tersebut, disepakati sejumlah langkah antisipasi, di antaranya pelaksanaan patroli penyisiran di sepanjang pesisir pantai serta rencana pemasangan jaring pada beberapa titik yang diduga menjadi lokasi kemunculan buaya.
Camat Besuki, Andik AW, mengatakan bahwa seluruh unsur yang terlibat telah menyatukan langkah dalam upaya menjaga keselamatan masyarakat sekaligus menangani kemunculan satwa tersebut secara terpadu.
“Hari ini kami kembali melakukan koordinasi bersama Polri, TNI, BPBD, Damkar, Kementerian Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kecamatan Besuki, serta pemerintah desa terkait. Mulai hari ini personel gabungan disiagakan selama 1×24 jam, dan sore ini tim akan melakukan penyisiran di kawasan Pantai Sidem, Gemah, dan Tangkilan,” ujar Andik, Kamis (13/08/2026).
Ia menambahkan, pemasangan jaring di tiga titik yang telah dipetakan direncanakan dilakukan pada hari berikutnya sebagai bagian dari langkah penanganan di lapangan.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya warga Sidem dan Popoh, agar tetap berhati-hati dan waspada. Apabila melihat kemunculan buaya, segera laporkan kepada tim gabungan yang bersiaga di Pantai Sidem agar dapat segera ditindaklanjuti,” tambahnya.
Sementara itu, Kasihumas Polres Tulungagung IPTU Nanang menegaskan bahwa Polres Tulungagung terus mendukung penuh upaya penanganan bersama dengan menempatkan personel di lokasi selama 24 jam.
“Polres Tulungagung bersama tim gabungan menyiagakan personel selama 24 jam di kawasan Pantai Sidem sebagai langkah antisipasi dan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami mengimbau warga agar mematuhi arahan petugas, tidak mendekati lokasi yang diduga menjadi area kemunculan buaya, serta segera melaporkan apabila melihat keberadaan satwa tersebut,” tegas IPTU Nanang.
Melalui sinergi lintas instansi tersebut, diharapkan penanganan kemunculan buaya di kawasan pesisir Kecamatan Besuki dapat berjalan secara cepat, terukur, dan mengutamakan keselamatan masyarakat maupun petugas di lapangan.
Sumber:humas






