PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
ADVERTISEMENT
Iklan Radar Nusantara
IMG_20260519_115428

Radar nusantara 7.com // blitar — Tim gabungan kembali melanjutkan proses pencarian terhadap korban hanyut di kawasan Kedung Ketek, Desa Jegu, Kabupaten Blitar, pada Selasa pagi (19/5/2026). Korban diketahui bernama Isnaini, warga Dusun Dawuhan, Desa Pagerwojo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.

Upaya pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Blitar bersama unsur relawan dan aparat terkait. Proses pencarian difokuskan di aliran sungai sekitar lokasi kejadian hingga radius beberapa kilometer dari titik awal korban diduga hanyut.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, mengatakan bahwa pencarian pada hari ini dilakukan secara intensif dengan memperluas area penyisiran hingga mencapai sekitar 5 kilometer dari lokasi kejadian.

“Pencarian dilakukan dengan radius hingga 5 kilometer dari lokasi korban diduga hanyut. Tim melakukan penyisiran melalui jalur sungai menggunakan perahu karet dan juga penyisiran darat di sepanjang aliran sungai,” ujar Wahyudi.

Menurutnya, kondisi arus sungai serta medan di sekitar lokasi menjadi tantangan tersendiri bagi tim pencari. Meski demikian, seluruh personel tetap berupaya maksimal untuk mempercepat proses pencarian korban.

Selain menggunakan perahu karet, sejumlah personel juga menyisir area tepian sungai dan titik-titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi tersangkutnya korban. Tim gabungan turut berkoordinasi dengan warga sekitar guna memperoleh informasi tambahan yang dapat membantu proses pencarian.

Peristiwa hanyutnya korban sebelumnya sempat mengundang perhatian warga setempat. Sejak pagi, sejumlah masyarakat terlihat memantau jalannya proses pencarian di sekitar lokasi kejadian.

BPBD Kabupaten Blitar mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama pada kondisi arus yang deras dan cuaca yang tidak menentu.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan dengan harapan korban segera ditemukan.

Sumber:andika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *