PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81
Screenshot_2026-09-13-21-28-13-738_com.facebook.lite-edit

NUSA TENGGARA TIMUR, Radar Nusantara 7.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali melaporkan perkembangan aktivitas kegempaan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026 lalu.

Berdasarkan pemantauan BMKG, aktivitas gempa susulan masih tercatat terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur. Hingga Minggu (13/9/2026) pukul 05.00 WIB, BMKG mencatat sebanyak 15.156 kejadian gempa bumi susulan sejak gempa utama tersebut terjadi.

Jumlah tersebut menunjukkan bahwa aktivitas kegempaan pascagempa masih berlangsung dan memerlukan perhatian serta kewaspadaan masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah terdampak maupun kawasan yang merasakan getaran gempa.

BMKG terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan aktivitas gempa dan menyampaikan informasi kegempaan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana.

Masyarakat diimbau tetap tenang namun tidak mengabaikan potensi gempa susulan. Warga juga diminta memastikan kondisi bangunan tempat tinggal maupun fasilitas umum tetap aman, terutama apabila sebelumnya telah mengalami kerusakan akibat gempa.

Selain itu, masyarakat diharapkan memperoleh informasi terkait gempa bumi hanya melalui kanal resmi BMKG dan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Dengan masih berlangsungnya aktivitas gempa susulan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi hal penting untuk meminimalkan risiko apabila terjadi gempa berikutnya.(*)

Radar Nusantara 7.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *