PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81
IMG-20260914-WA0065

LANDAK, Radar Nusantara 7.com — Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran TNI bersama unsur terkait di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.

Babinsa Mamek Koramil 1210-05/Menyuke, Pratu Diki Pernando, bersama Tim Patroli Terpadu Pencegahan Karhutla melaksanakan patroli sekaligus sosialisasi kepada masyarakat di sejumlah wilayah yang dinilai rawan kebakaran, Senin (14/9/2026).

Patroli dan sosialisasi tersebut menyasar wilayah Desa Mamek, Desa Anik Dingir, dan Desa Bagak, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak.

Tim Patroli Terpadu Pencegahan Karhutla terdiri dari unsur TNI, Polri, Manggala Agni, serta Masyarakat Peduli Api (MPA). Selain melakukan pemantauan kondisi wilayah, tim juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan kebakaran sejak dini.

Pendekatan kepada masyarakat dilakukan dengan mendatangi warga secara langsung di berbagai kesempatan. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran, khususnya saat kondisi lahan kering.

Kegiatan patroli terpadu memiliki sejumlah sasaran utama, mulai dari deteksi dini terhadap potensi kebakaran, sosialisasi dan edukasi pencegahan Karhutla, hingga melakukan penanganan atau pemadaman awal apabila ditemukan titik api.

“Sasaran patroli dan sosialisasi dipusatkan di sekitar perkebunan masyarakat serta semak belukar di lahan kosong atau lahan yang tidak bertuan,” ujar Kapten Arm Fauzi Syirat selaku Pasi Ops Kodim 1210/Landak.

Selain pemantauan secara visual, tim juga melakukan pengecekan kondisi lahan. Pemeriksaan meliputi identifikasi jenis tanah, pengukuran kelembapan tanah, serta pengecekan tingkat kekeringan sebagai bagian dari upaya mendeteksi potensi kerawanan kebakaran.

“Kegiatan tim ini melaksanakan pengecekan kondisi lahan, identifikasi jenis tanah, pengukuran kelembaban tanah dan pengetesan kelembaban tanah serta mengukur tingkat kekeringan,” jelasnya.

Patroli dan sosialisasi secara berkelanjutan diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan Karhutla di wilayah Kabupaten Landak. Sinergi antara TNI, Polri, Manggala Agni, MPA, dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendeteksi serta menangani potensi kebakaran sedini mungkin.(*)

Radar Nusantara 7.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *