PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81
Screenshot_2026-10-21-12-24-53-668_com.miui.gallery-edit

BANTEN, Radar Nusantara 7.com – Peristiwa kebakaran menimpa kapal penyeberangan Ekspres Batu Mandi di kawasan Pelabuhan Merak, Banten, pada Selasa (20/10/2026) sore. Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.38 WIB saat kapal dalam perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, menuju Pelabuhan Merak, Banten, dan hendak bersandar.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, asap terlihat keluar dari bagian mesin kapal ketika kapal mendekati area sandar. Dugaan sementara, sumber kebakaran berasal dari ruang mesin. Namun, penyebab pasti munculnya api masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Insiden tersebut sempat menimbulkan kepanikan di antara penumpang dan pengguna jasa penyeberangan yang berada di atas kapal. Informasi awal menyebutkan puluhan orang berhasil selamat dari peristiwa tersebut. Meski demikian, jumlah pasti penumpang maupun awak kapal yang mengalami luka-luka belum diketahui secara resmi.

Setelah kejadian, para penumpang dilaporkan diarahkan menuju Dermaga 6 dan ruang di gedung Ekspres untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Data mengenai jumlah korban luka, kondisi terkini para penumpang, serta kemungkinan adanya korban lain masih menunggu keterangan resmi dari petugas terkait.

Selain berdampak terhadap penumpang, kebakaran juga dilaporkan mengenai sejumlah kendaraan yang berada di atas kapal. Kendaraan besar maupun kecil, termasuk sepeda motor, disebut-sebut ikut terdampak kobaran api. Namun, hingga berita ini disusun, jumlah kendaraan yang terbakar serta tingkat kerusakan masing-masing kendaraan belum dapat dipastikan.

Peristiwa kebakaran kapal tersebut menjadi perhatian karena terjadi ketika kapal hendak melakukan proses sandar di pelabuhan, yang merupakan salah satu jalur utama penyeberangan antara Pulau Sumatra dan Jawa.

Petugas terkait diharapkan segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi kapal, memastikan keselamatan seluruh penumpang dan awak, serta mendata kendaraan yang terdampak. Penyelidikan juga diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran dan memastikan apakah terdapat faktor teknis yang memicu munculnya api di bagian mesin kapal.

Hingga berita ini diterbitkan, informasi mengenai jumlah korban luka, total kendaraan yang terbakar, besarnya kerugian materiil, serta penyebab pasti kebakaran masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak pengelola pelabuhan dan instansi berwenang.

Radar Nusantara 7.com akan terus memantau perkembangan peristiwa ini berdasarkan informasi dan keterangan resmi dari pihak terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *