PROMOSI MEDIA : RadarNusantara7.com siap menjadi mitra publikasi terpercaya | Terima pemasangan iklan | Advertorial | Kerjasama media
20 April 2026
Screenshot_20260304_210707.jpg


RADAR NUSANTARA7.COM – TANGERANG SELATAN – Insiden dugaan penganiayaan dan penodongan terjadi di Jalan Raya Puspiptek, Kota Tangerang Selatan, tepatnya di sekitar kawasan KFC Paradise Viktor, pada Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Peristiwa tersebut bermula dari senggolan antara sepeda motor milik seorang pengemudi ojek online (Grab) dengan mobil yang dikemudikan seorang pria yang disebut-sebut mengaku sebagai aparat.


Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari korban, kejadian bermula ketika kedua kendaraan bersenggolan di jalan. Setelah itu, keduanya sama-sama berhenti untuk menyelesaikan persoalan. Namun situasi disebut memanas lantaran pria pengemudi mobil diduga tidak terima atas insiden tersebut.


Korban menuturkan, saat cekcok berlangsung, pria tersebut sempat berupaya merusak spion kendaraan miliknya. Ketika korban mencoba menghalangi tindakan itu, suasana semakin tegang dan memicu adu argumen di lokasi kejadian yang disaksikan sejumlah warga sekitar.


Tak hanya itu, korban juga mengaku mendapat ancaman menggunakan benda yang diduga menyerupai pistol. Bahkan, dalam keterangannya, korban menyebut dirinya sempat diborgol oleh pria tersebut. Klaim tersebut hingga kini masih menjadi bagian dari pengakuan sepihak korban dan belum terkonfirmasi secara resmi oleh aparat penegak hukum.


Korban mengungkapkan bahwa dirinya sempat mengajak pria tersebut untuk menyelesaikan persoalan di kantor kepolisian terdekat. Namun ajakan itu disebut ditolak. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait kronologi lengkap maupun status hukum dari peristiwa tersebut.


Peristiwa ini menjadi perhatian publik, terutama di media sosial, setelah narasi kejadian beredar luas. Masyarakat pun berharap aparat kepolisian dapat segera melakukan klarifikasi dan penyelidikan guna memastikan duduk perkara yang sebenarnya serta menindaklanjuti apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum.


Sebagai bentuk keberimbangan informasi, redaksi masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait untuk memperoleh konfirmasi lebih lanjut, termasuk dari kepolisian setempat maupun pihak yang disebut dalam kejadian tersebut. Update akan disampaikan setelah ada pernyataan resmi.

Sumber:tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *