Radar Nusantara7.com – Bojonegoro – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat strategi pengelolaan sampah guna mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah menekan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) melalui pengelolaan sampah dari sumbernya atau di tingkat hulu.
Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program inovatif yang melibatkan partisipasi masyarakat, salah satunya dengan mengoptimalkan peran Bank Sampah di setiap wilayah. Dengan adanya pemilahan sampah sejak dari rumah tangga, diharapkan jumlah sampah yang dibuang ke TPA dapat berkurang secara signifikan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bojonegoro, Luluk Alifah, menjelaskan bahwa pengurangan sampah menjadi salah satu target penting yang harus dicapai oleh pemerintah daerah. Berdasarkan Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada), Kabupaten Bojonegoro menargetkan pengurangan sampah hingga 63,41 persen pada tahun ini.
“Pemerintah daerah terus mendorong optimalisasi Bank Sampah di setiap desa maupun kelurahan. Dengan adanya Bank Sampah, masyarakat dapat memilah sampah sejak dari rumah sehingga sampah yang masuk ke TPA sudah berkurang,” ujar Luluk Alifah saat memberikan keterangan, Jumat (13/03/2026).
Menurutnya, keberadaan Bank Sampah tidak hanya membantu mengurangi volume sampah, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Sampah yang telah dipilah seperti plastik, kertas, dan logam dapat dikelola kembali atau dijual sehingga memiliki nilai tambah.
Selain itu, DLH Bojonegoro juga terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan benar.
Edukasi tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan di lingkungan masyarakat, sekolah, hingga kelompok-kelompok penggerak lingkungan.
DLH berharap, dengan adanya kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat, pengelolaan sampah di Kabupaten Bojonegoro dapat berjalan lebih efektif serta mampu menekan jumlah sampah yang masuk ke TPA.
Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung program pengelolaan sampah berkelanjutan di tingkat daerah.
Sumber: Humas
Editor: Redaksi






