KEBUMEN – Peristiwa tragis terjadi saat proses evakuasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban pembacokan oleh ODGJ yang hendak dievakuasi.
Insiden tersebut terjadi pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB di wilayah Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen. Korban diketahui merupakan personel Satpol PP berinisial AA, yang saat itu tengah membantu petugas Puskesmas Alian dalam proses evakuasi seorang ODGJ bernama Ruwadi dari dalam rumahnya.

Evakuasi dilakukan secara terpadu dengan melibatkan tiga personel Polsek Alian Polres Kebumen, dua anggota Koramil Alian, lima anggota Satpol PP, satu perwakilan pemerintah desa setempat, serta pihak keluarga ODGJ yang bersangkutan.
Namun, situasi mendadak berubah ketika pelaku keluar dari dalam rumah sambil membawa sejumlah senjata berbahaya berupa sabit, pisau daging, dan linggis. Saat petugas berupaya memasukkan pelaku ke dalam ambulans, pelaku melakukan perlawanan dengan mengayunkan senjata tajam dan benda tumpul ke arah petugas.
Petugas sempat berusaha melucuti senjata yang dibawa pelaku, namun upaya tersebut tidak berhasil. Dalam situasi kacau tersebut, pelaku kemudian mengejar korban dan membacoknya hingga korban terjatuh.
Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka sayatan serius di tubuhnya dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Jenderal Soedirman Kebumen untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, sekitar 30 menit setelah dilakukan perawatan intensif, korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.
Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi keluarga korban serta jajaran Satpol PP Kabupaten Kebumen. Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan penanganan lanjutan terhadap pelaku serta mendalami kronologi kejadian guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Sumber: Tim
Editor: Redaksi




