PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
ADVERTISEMENT
Iklan Radar Nusantara
Screenshot_20260225_025732.jpg


Radar Nusantara7.com – Pasuruan, 25 Februari 2026 – Aksi begal sadis kembali mengguncang wilayah Kabupaten Pasuruan. Dua remaja asal Prigen berinisial AAB (15) dan MIR (16) menjadi korban pembacokan dalam peristiwa yang terjadi di kawasan Sukorame, Desa Durensewu, Kecamatan Pandaan, Selasa (24/2/2026) malam. Selain mengalami luka akibat senjata tajam, keduanya juga kehilangan satu unit sepeda motor Yamaha N-Max yang dibawa kabur pelaku.


Peristiwa berdarah tersebut menambah daftar panjang kasus kriminalitas jalanan di jalur penghubung antar-kecamatan di wilayah Kabupaten Pasuruan. Warga setempat menilai kawasan tersebut memang relatif gelap dan sepi pada malam hari, sehingga rawan dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya.


Berdasarkan keterangan korban selamat, MIR (16), aksi begal terjadi secara cepat dan terencana. Ia menjelaskan bahwa saat itu dirinya bersama AAB tengah dalam perjalanan pulang ketika tiba-tiba dipepet oleh sejumlah pelaku yang mengendarai motor sport.


“Saya disalip, setelah itu dipepet. Lalu salah satu dari mereka menendang motor yang saya kendarai sampai kami terjatuh,” ujar MIR saat memberikan keterangan dengan nada masih trauma.


Setelah korban terjatuh, situasi semakin mencekam. Para pelaku yang diduga berjumlah lebih dari satu orang langsung menyerang menggunakan senjata tajam jenis celurit. Upaya kedua remaja tersebut untuk mempertahankan kendaraan justru berujung petaka.


MIR menuturkan, rekannya AAB berniat mempertahankan sepeda motor mereka. Namun salah satu pelaku secara brutal melayangkan sabetan celurit yang mengenai bagian perut AAB. “Teman saya niatnya mau mempertahankan motornya, tapi begal itu justru menyabetkan senjata tajam dan mengenai perutnya,” ungkapnya.


Akibat serangan tersebut, AAB mengalami luka serius dan segera mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, para pelaku langsung melarikan diri membawa kabur sepeda motor Yamaha N-Max milik korban ke arah yang hingga kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.


Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri kemungkinan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

Aparat juga mengimbau masyarakat, khususnya pengendara yang melintas pada malam hari, untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari jalur yang minim penerangan.


Kasus ini kembali menjadi alarm bagi pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk memperkuat patroli rutin di titik-titik rawan, terutama di kawasan perbatasan antar-kecamatan yang kerap menjadi sasaran aksi kejahatan jalanan. Warga berharap para pelaku segera ditangkap dan diproses hukum agar memberikan efek jera serta memulihkan rasa aman di tengah masyarakat.

Sumber:tim

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *