Radar Nusantara7.Com//Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmennya dalam percepatan penurunan angka stunting melalui pendekatan berbasis data dan intervensi yang tepat sasaran. Hal ini disampaikan Bupati Setyo Wahono saat membuka Forum Pra-Musrenbang Tematik Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2026.
Kegiatan yang digelar di Ruang Angling Dharma, Pemkab Bojonegoro, Kamis (26/03/2026) tersebut dihadiri oleh jajaran perangkat daerah, para camat, serta tenaga kesehatan yang terlibat langsung dalam upaya penanganan stunting di lapangan.

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa upaya percepatan penurunan stunting tidak boleh hanya menjadi rutinitas administratif semata. Ia menekankan pentingnya program yang benar-benar berbasis pada data akurat dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Penanganan stunting harus tepat sasaran, bukan sekadar kegiatan seremonial. Data yang valid menjadi kunci utama agar intervensi yang dilakukan benar-benar efektif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati memaparkan sejumlah poin penting yang harus menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan. Pertama, seluruh proses perencanaan hingga pelaksanaan program harus didasarkan pada data yang akurat dan terverifikasi. Hal ini dinilai penting untuk memastikan kebijakan yang diambil sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Kedua, ia menyoroti pentingnya peningkatan kualitas dan akses air bersih sebagai salah satu faktor krusial dalam pencegahan stunting. Menurutnya, aspek ini kerap terabaikan, padahal memiliki dampak besar terhadap kesehatan dan pertumbuhan anak.
“Air bersih menjadi kebutuhan dasar yang sangat berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak. Ini harus menjadi fokus bersama,” tegasnya.
Forum Pra-Musrenbang ini diharapkan mampu menyelaraskan langkah antar perangkat daerah serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Bojonegoro secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan melalui pendekatan yang terukur, terpadu, dan berorientasi pada hasil, guna mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas di masa mendatang.
Sumber: Humas Pemkab Bojonegoro
Editor: Redaksi






