Radar nusantara7.com//Serdang Bedagai – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di ruas Tol Jasamarga Kuala Namu Tol (JMKT) KM 63.200, tepatnya di wilayah Desa Sei Sejenggi, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Senin pagi (11/5/2026). Sebuah bus penumpang Halmahera dengan nomor polisi BK 7347 UA dilaporkan terbalik hingga keluar jalur setelah diduga berupaya menghindari kendaraan lain yang lebih dahulu mengalami kecelakaan di lokasi yang sama.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB dan langsung mengundang perhatian para pengguna jalan tol yang melintas. Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, sebelum kecelakaan bus terjadi, sebuah mobil Mitsubishi L300 bermuatan ayam disebut lebih dulu mengalami insiden di jalur tol tersebut. Kondisi kendaraan yang berada di badan jalan diduga membuat sopir bus melakukan manuver mendadak untuk menghindari tabrakan.
Namun nahas, upaya pengemudi mengendalikan laju kendaraan diduga gagal sehingga bus kehilangan keseimbangan, terbalik, dan keluar dari jalur tol. Benturan keras menyebabkan sejumlah penumpang mengalami luka berat hingga ringan, sementara empat orang penumpang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Petugas kepolisian bersama tim evakuasi dan pihak pengelola tol langsung turun ke lokasi sesaat setelah menerima laporan warga dan pengguna jalan. Proses evakuasi korban berlangsung dramatis karena sebagian penumpang sempat terjebak di dalam badan bus yang terbalik. Para korban luka kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan medis intensif.
Hingga berita ini diturunkan, identitas lengkap seluruh korban meninggal dunia maupun korban luka masih dalam proses pendataan oleh aparat kepolisian. Sementara itu, kondisi arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami perlambatan akibat proses evakuasi kendaraan dan penanganan kecelakaan.
Pihak berwenang juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab utama kecelakaan tersebut, termasuk memeriksa keterangan sopir, saksi di lokasi kejadian, serta kondisi kendaraan yang terlibat.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan keselamatan berkendara, terutama di jalur tol dengan kecepatan tinggi. Publik pun menyoroti perlunya penanganan cepat terhadap kendaraan yang mengalami gangguan di jalan tol agar tidak memicu kecelakaan beruntun yang berakibat fatal.
Sementara itu, suasana duka menyelimuti keluarga korban yang kehilangan anggota keluarganya dalam insiden tragis tersebut. Aparat mengimbau para pengguna jalan untuk selalu menjaga jarak aman, mematuhi batas kecepatan, dan meningkatkan konsentrasi saat berkendara, khususnya pada jam-jam rawan di pagi hari.
Sumber:tim






