Radar nusantara 7.com//jombang – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Jombang–Mojokerto KM 683+400 B, Senin siang (11/5/2026). Sebuah mobil pikap box Isuzu Traga bernomor polisi H 9274 OW dilaporkan terguling setelah mengalami pecah ban saat melaju di jalur tol. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.
Insiden tersebut sempat menarik perhatian para pengguna jalan karena kendaraan terguling melintang di lajur cepat dan menyebabkan muatan tepung yang dibawa berserakan di badan jalan tol. Petugas kepolisian bersama pihak pengelola tol langsung bergerak cepat melakukan penanganan dan evakuasi agar arus lalu lintas kembali normal.
Berdasarkan keterangan Ipda Siswanto selaku Panit Jatim 3 Sat PJR Ditlantas Polda Jatim, kendaraan box Isuzu Traga tersebut diketahui tengah melakukan perjalanan dari Sidoarjo menuju Magetan dengan membawa muatan tepung. Saat kejadian, kendaraan melaju dengan kecepatan sedang di lajur lambat.

Namun nahas, ban kendaraan diduga tiba-tiba pecah sehingga sopir kehilangan kendali. Kendaraan kemudian oleng ke arah kanan dan menghantam median beton pembatas jalan tol. Benturan keras membuat kendaraan akhirnya terguling dan berhenti melintang di jalur cepat.
“Setelah mengalami pecah ban, kendaraan oleng ke kanan menabrak median beton pembatas tol lalu terguling melintang di lajur cepat,” ujar Ipda Siswanto dalam keterangannya.
Akibat kecelakaan tersebut, sebagian muatan tepung tumpah ke badan jalan sehingga sempat mengganggu arus kendaraan yang melintas. Meski demikian, petugas gabungan bergerak cepat melakukan pengamanan lokasi, membersihkan material yang tercecer, serta mengevakuasi kendaraan agar tidak memicu kemacetan panjang maupun kecelakaan lanjutan.
Beruntung, sopir kendaraan dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka serius. Tidak ada pengguna jalan lain yang terlibat dalam insiden tersebut sehingga kecelakaan hanya mengakibatkan kerugian material.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh, terutama pada bagian ban yang menjadi salah satu faktor vital keselamatan berkendara. Jalur tol dengan kecepatan tinggi dinilai memiliki risiko besar apabila kendaraan mengalami gangguan teknis secara mendadak.
Petugas kepolisian juga mengimbau para pengemudi untuk rutin melakukan pengecekan tekanan dan kondisi ban, tidak membawa muatan melebihi kapasitas, serta tetap berhati-hati saat berkendara demi meminimalisir risiko kecelakaan di jalan tol.
Sumber:andika






