PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
1784186938157

SAUMLAKI, RadarNusantara7.com – Komandan Komando Daerah Maritim (Dankodaeral) IX, Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., menyambut kedatangan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, serta Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman di Bandara Mathilda Batlayeri, Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).

Dalam penyambutan tersebut, Dankodaeral IX turut mendampingi Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Kedatangan para menteri dan Kepala Staf Kepresidenan ke Saumlaki tersebut dalam rangka menghadiri peletakan batu pertama atau groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela yang berlokasi di Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, berencana menghadiri peresmian groundbreaking proyek gas raksasa Blok Abadi Masela yang selama puluhan tahun tertunda.

“Nanti kita lihat ya. Tapi insyaallah Presiden akan meresmikan groundbreaking Blok Masela,” ujar Bahlil Lahadalia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu malam (15/7/2026).

Bahlil menjelaskan, proyek gas raksasa yang berstatus Proyek Strategis Nasional tersebut kini memasuki babak baru setelah mengalami berbagai kendala selama bertahun-tahun. Pemerintah pun terus mendorong percepatan pembangunan agar hambatan investasi yang pernah terjadi tidak kembali terulang.

Menurutnya, sejumlah tahapan penting, termasuk proses Front End Engineering and Design (FEED), telah menunjukkan perkembangan yang signifikan.

“Blok Abadi Masela ini puluhan tahun tertunda dan tidak selesai-selesai. Setelah ada keputusan dan kajian, kami meminta Inpex untuk segera menjalankan proyek ini. Alhamdulillah, saat ini sudah berjalan dan pada tahun 2027 akan memasuki tahap konstruksi,” ungkap Menteri ESDM.

Proyek Blok Masela merupakan salah satu proyek energi terbesar di Indonesia yang diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Maluku.

Kehadiran unsur TNI Angkatan Laut dalam kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan terhadap pengamanan dan kelancaran pelaksanaan proyek strategis nasional yang memiliki nilai penting bagi ketahanan energi Indonesia.

Sumber:humas

(Redaksi RadarNusantara7.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *