PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
ADVERTISEMENT
Iklan Radar Nusantara
Screenshot_2026-05-14-22-15-09-398_com.facebook.lite-edit

Radar nusantara7.com//Semarang, Kamis 14 Mei 2026 — Peta politik di Jawa Tengah mulai menunjukkan dinamika baru menjelang kontestasi politik mendatang. Dewan Pimpinan Wilayah Jawa Tengah mengungkapkan adanya peningkatan signifikan jumlah kader baru yang bergabung ke partai tersebut, termasuk sejumlah politisi senior yang sebelumnya bernaung di .

Ketua DPW PSI Jawa Tengah, , menyebut arus perpindahan kader dari berbagai partai politik terus terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Menurutnya, mayoritas kader yang datang berasal dari PDIP, disusul sejumlah tokoh dari partai lain yang juga mulai menjalin komunikasi politik dengan PSI.

“Jumlahnya sudah puluhan orang yang bergabung. Tidak hanya kader biasa, tetapi ada juga tokoh yang pernah menduduki jabatan penting di daerah. Bahkan, saat ini ada mantan bupati yang sudah intens berdiskusi dan kemungkinan segera resmi menjadi bagian dari PSI,” ujar Yoga saat memberikan keterangan di Semarang, Rabu (14/5/2026).

Ia menilai, salah satu faktor utama yang mendorong perpindahan kader adalah munculnya ketidakpuasan terhadap mekanisme internal partai lama, khususnya terkait sistem penentuan kader yang berhak menduduki kursi legislatif. Menurutnya, banyak kader merasa perjuangan mereka di lapangan tidak sejalan dengan keputusan akhir partai.

Yoga menyinggung sejumlah nama yang kini telah resmi bergabung dengan PSI Jawa Tengah, di antaranya dari Jepara serta dari Klaten. Keduanya disebut memiliki basis suara kuat pada pemilihan legislatif sebelumnya, namun tidak memperoleh posisi yang diharapkan.

“Bu Umi sekarang sudah dipercaya menjadi Bendahara DPD PSI Klaten. Mereka merasa suara rakyat seharusnya menjadi dasar utama dalam menentukan siapa yang duduk di legislatif. Karena itulah mereka memilih bergabung dengan PSI,” katanya.

Fenomena perpindahan kader tersebut diyakini akan memperkuat struktur PSI di tingkat daerah. Partai yang kini dipimpin itu pun mulai memasang target besar untuk memperluas kekuatan politiknya di Jawa Tengah.

PSI Jateng menargetkan ke depan seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah memiliki fraksi PSI di DPRD. Target tersebut dinilai realistis mengingat tren pertumbuhan kader dan dukungan masyarakat yang disebut terus meningkat.

Menurut Yoga, capaian PSI di sejumlah daerah menjadi modal penting untuk menghadapi pemilu berikutnya. Ia mencontohkan keberhasilan PSI di Kota Solo yang kini telah memiliki lima kursi DPRD serta posisi Wakil Ketua DPRD.

“Ke depan target kami bukan hanya menambah kursi, tetapi juga memperbesar pengaruh politik di daerah. Kami ingin PSI hadir sebagai kekuatan baru yang benar-benar diperhitungkan di Jawa Tengah,” tegasnya.

Untuk merealisasikan target tersebut, PSI Jawa Tengah mengaku akan memperkuat konsolidasi internal dan memperluas pendekatan langsung kepada masyarakat. Seluruh kader baru nantinya akan dikumpulkan guna menyusun strategi politik dan kerja organisasi secara bersama-sama.

“Kami ingin bergerak lebih solid, membangun komunikasi dengan masyarakat, dan menghadirkan politik yang lebih terbuka. Fokus kami adalah menjadikan PSI sebagai salah satu partai dengan perolehan suara terbesar di Jawa Tengah pada pemilu mendatang,” pungkas Yoga.

Sumber:(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *