Radar Nusantara7.com – BOJONEGORO – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bojonegoro sejak Rabu sore (4/2/2026) mengakibatkan sejumlah desa di Kecamatan Gondang terendam banjir. Intensitas hujan yang tinggi sejak sekitar pukul 16.30 WIB membuat beberapa sungai di wilayah tersebut tidak mampu menampung debit air, sehingga meluap ke permukiman warga dan fasilitas umum.
Banjir tidak hanya merendam rumah warga, namun juga menggenangi akses jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Gondang menuju Kecamatan Sekar. Akibatnya, jalur penghubung antar kecamatan tersebut untuk sementara waktu tidak dapat dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, luapan air terjadi secara bertahap seiring meningkatnya debit sungai setelah hujan berlangsung cukup lama. Beberapa warga mengaku air mulai masuk ke dalam rumah menjelang malam hari, sehingga mereka terpaksa mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih berpeluang tinggi. Warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai diminta meningkatkan kesiapsiagaan serta segera melapor kepada pihak terkait apabila terjadi kenaikan debit air secara signifikan.
Selain itu, BPBD juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi jalan yang terendam banjir karena berisiko membahayakan keselamatan. Masyarakat diharapkan mengikuti arahan petugas serta memantau informasi resmi dari pemerintah daerah terkait perkembangan cuaca dan penanganan dampak banjir.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat kejadian tersebut. Petugas gabungan masih terus melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan banjir guna mengantisipasi kemungkinan dampak yang lebih luas serta memastikan kondisi warga tetap aman.
Sumber: Charis
Editor: Redaksi






