SALATIGA | RadarNusantara7.com — Kepolisian Resor (Polres) Salatiga terus memperkuat komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat melalui kegiatan Jumat Curhat. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Salatiga bersama jajaran turun langsung menemui warga untuk menyerap aspirasi sekaligus mendengarkan berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan yang berlangsung di kawasan Perum Argomulyo, Kota Salatiga, menjadi ruang dialog terbuka antara kepolisian dan masyarakat. Warga diberikan kesempatan menyampaikan keluhan, masukan, maupun berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan tempat tinggal mereka.
Sejumlah isu menjadi perhatian dalam dialog tersebut, mulai dari kondisi keamanan lingkungan, potensi gangguan kamtibmas, hingga kekhawatiran masyarakat terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
Kapolres Salatiga menegaskan bahwa Jumat Curhat merupakan salah satu sarana penting untuk membangun komunikasi secara langsung dengan masyarakat. Melalui forum tersebut, kepolisian dapat mengetahui berbagai persoalan yang dirasakan warga sekaligus memperoleh masukan sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan pelayanan dan menjaga situasi kamtibmas.
Dalam dialog itu, masyarakat juga didorong untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Kepedulian warga terhadap kondisi sekitar dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah munculnya berbagai potensi gangguan keamanan.
Persoalan narkoba turut menjadi perhatian. Peredaran narkotika dan penyalahgunaannya dinilai tidak hanya menjadi persoalan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan langkah pencegahan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Polres Salatiga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan aktivitas yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkoba. Informasi masyarakat dapat menjadi bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan terhadap ancaman tersebut.
Namun demikian, masyarakat juga diingatkan agar tidak mengambil tindakan sendiri terhadap seseorang yang dicurigai melakukan pelanggaran hukum. Setiap informasi maupun dugaan tindak pidana hendaknya disampaikan kepada aparat yang berwenang untuk ditindaklanjuti melalui prosedur hukum yang berlaku.
Selain persoalan narkoba, komunikasi antara warga dan kepolisian juga menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif. Dengan adanya komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan di tingkat lingkungan diharapkan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat dicarikan solusi secara tepat.
Jumat Curhat juga menjadi kesempatan bagi kepolisian untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat. Warga diharapkan meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan, termasuk memperhatikan aktivitas yang mencurigakan dan segera berkoordinasi dengan aparat apabila membutuhkan bantuan kepolisian.
Kapolres Salatiga menekankan bahwa menciptakan situasi keamanan yang kondusif bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Masyarakat memiliki peran strategis melalui kepedulian, kewaspadaan, serta partisipasi aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Salatiga berharap hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin dekat. Aspirasi yang disampaikan warga menjadi masukan penting bagi kepolisian untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menentukan langkah-langkah pemeliharaan kamtibmas di wilayah hukum Polres Salatiga.
Kegiatan Jumat Curhat di Perum Argomulyo tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi dapat menghasilkan komunikasi dan tindak lanjut terhadap berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat.
Polres Salatiga pun berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bersifat dialogis. Dengan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban di Kota Salatiga dapat terus terjaga.(*)
(Red/RN7)






