PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
ADVERTISEMENT
Iklan Radar Nusantara
1779337040866

Radar nusantara 7.com//tulungagung – Suasana malam yang tenang di Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung, mendadak berubah setelah warga menemukan seorang bayi laki-laki yang ditinggalkan di dalam kardus, Kamis dini hari (21/5/2026). Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar sekaligus memunculkan keprihatinan mendalam dari masyarakat.

Bayi malang itu ditemukan di sebuah warung kosong yang berada di arah makam Jayeng Kuwumo. Saat ditemukan, bayi berada di dalam kardus dengan tubuh terbungkus kain lurik. Beruntung, kondisi bayi masih hidup dan segera mendapatkan pertolongan dari warga setempat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, penemuan bayi pertama kali diketahui oleh Ketua RT setempat yang saat itu melintas di lokasi. Awalnya ia mengira kardus tersebut hanyalah barang yang tertinggal di pinggir warung kosong. Namun rasa penasaran membuatnya memeriksa isi kardus tersebut.

Betapa terkejutnya saat diketahui di dalam kardus terdapat seorang bayi laki-laki yang diduga baru saja dilahirkan. Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian berdatangan ke lokasi sebelum akhirnya bayi segera dievakuasi menuju Puskesmas Pucanglaban untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolsek Pucanglaban Polres Tulungagung, AKP Tarmadi, membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Hingga kini pihak kepolisian bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tulungagung masih melakukan penyelidikan dan penelusuran untuk mencari keberadaan keluarga maupun orang tua bayi.

“Bayi sudah mendapatkan penanganan medis dan kondisinya sehat. Saat ini kami bersama Unit PPA masih melakukan penelusuran terkait keberadaan keluarga bayi tersebut,” ujar AKP Tarmadi.

Peristiwa ini menjadi perhatian luas masyarakat sekitar. Banyak warga merasa iba dan berharap bayi tersebut dapat memperoleh perlindungan, kasih sayang, serta masa depan yang lebih baik. Sejumlah warga juga berharap pihak berwenang dapat segera menemukan orang tua bayi untuk mengetahui latar belakang peristiwa tersebut.

Sementara itu, petugas kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait dugaan pembuangan bayi tersebut agar segera melapor kepada aparat kepolisian terdekat guna membantu proses penyelidikan.

Kasus penemuan bayi yang ditinggalkan kembali menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial, edukasi keluarga, serta perlindungan terhadap anak agar peristiwa serupa tidak terus terulang di tengah masyarakat.

Sumber:tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *