PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
1779336725938

Radar nusantara 7.com//jombang – Kecelakaan lalu lintas melibatkan sebuah bus penumpang bernomor polisi AE 7264 UP terjadi di ruas Tol Jombang–Mojokerto KM 686 jalur A, Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 05.20 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan sembilan orang mengalami luka-luka, sementara delapan penumpang lainnya dilaporkan selamat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, bus diketahui melaju dari arah Magetan menuju Surabaya. Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan berada di lajur cepat jalur A sebelum akhirnya mengalami kecelakaan tunggal yang cukup parah hingga terguling dan masuk ke jalur berlawanan.

Panit PJR Jatim 3, Ipda Ridho, menyampaikan bahwa dari total korban luka, lima orang mengalami luka berat dan empat lainnya mengalami luka ringan. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis dan dievakuasi menuju fasilitas kesehatan terdekat.

“Data sementara terdapat sembilan korban luka, terdiri dari lima luka berat dan empat luka ringan. Delapan penumpang lainnya dalam kondisi selamat,” jelasnya.

Dari hasil penanganan awal petugas di lapangan, kecelakaan diduga dipicu karena pengemudi mengalami kelelahan atau mengantuk saat mengemudikan kendaraan. Akibatnya, bus kehilangan kendali dan oleng ke arah kanan.

Bus kemudian terperosok ke parit median jalan tol, menabrak pembatas beton, lalu terguling hingga masuk ke jalur B. Posisi akhir kendaraan berada di lajur cepat jalur B dalam keadaan terguling dengan arah menghadap ke timur.

Peristiwa tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas di kedua jalur karena proses evakuasi kendaraan dan penanganan korban dilakukan sejak pagi hari. Petugas kepolisian bersama pengelola jalan tol bergerak cepat melakukan pengamanan lokasi, pengaturan arus kendaraan, serta evakuasi bus menggunakan kendaraan derek.

Sejumlah penumpang yang selamat terlihat mengalami syok pascakejadian. Beberapa di antaranya langsung dievakuasi keluar dari badan bus oleh petugas dan pengguna jalan yang sempat berhenti memberikan bantuan.

Hingga Kamis pagi, Satlantas bersama petugas PJR masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Polisi juga mengimbau seluruh pengemudi, khususnya angkutan umum dan kendaraan perjalanan jarak jauh, agar memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum berkendara demi menghindari kecelakaan akibat kelelahan atau microsleep.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya faktor keselamatan dan kondisi fisik pengemudi dalam perjalanan jarak jauh, terutama pada waktu dini hari hingga pagi hari yang rawan memicu rasa kantuk saat berkendara.

Sumber:ss

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *