PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
ADVERTISEMENT
Iklan Radar Nusantara
099d767c4fab99746a9e6febdff1d139.png


Radar Nusantara7.Com//Bojonegoro – Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri terus dilakukan jajaran kepolisian. Salah satunya melalui pendekatan humanis dan komunikasi langsung dengan tokoh agama.


Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi, S.H., S.I.K., M.I.K., melaksanakan kegiatan silaturahmi ke kediaman KH Anwar Zahid di Kabupaten Bojonegoro, Selasa (17/03/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi mempererat sinergitas antara kepolisian dan tokoh agama dalam menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif.


Dalam suasana penuh keakraban, pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk berdialog mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kondisi sosial masyarakat, khususnya selama Ramadan. Kapolres menyampaikan apresiasi atas peran aktif para tokoh agama yang selama ini turut membantu menciptakan suasana damai di tengah masyarakat.


“Peran tokoh agama sangat penting dalam menjaga kesejukan dan ketertiban di masyarakat, terutama melalui dakwah dan pesan moral yang disampaikan kepada umat,” ujar Kapolres dalam kesempatan tersebut.


Selain bersilaturahmi, Kapolres Bojonegoro juga menyerahkan buku Khutbah Jumat Kamtibmas kepada KH Anwar Zahid. Buku tersebut merupakan salah satu upaya Polri untuk mengajak para tokoh agama turut serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas melalui mimbar keagamaan, khususnya dalam khutbah Jumat.


Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama. Dengan pendekatan yang lebih persuasif melalui jalur keagamaan, pesan-pesan kamtibmas dinilai dapat lebih mudah diterima oleh masyarakat luas.


Di sisi lain, sejumlah kalangan menilai sinergi antara aparat kepolisian dan tokoh agama memang menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas daerah, terutama pada momen-momen penting seperti Ramadan dan Idul Fitri yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat.


Namun demikian, masyarakat juga berharap agar upaya menjaga kamtibmas tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan diikuti dengan langkah konkret di lapangan, seperti peningkatan patroli, respons cepat terhadap aduan warga, serta penegakan hukum yang adil dan transparan.


Silaturahmi ini menjadi salah satu bentuk pendekatan preventif yang dilakukan Polres Bojonegoro guna menciptakan rasa aman sekaligus memperkuat kolaborasi lintas elemen masyarakat. Dengan adanya kerja sama yang solid antara aparat keamanan dan tokoh agama, diharapkan situasi kamtibmas di Bojonegoro tetap terjaga dengan baik selama Ramadan hingga perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Sumber: humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *