BOJONEGORO | RadarNusantara7.com – Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menunjukkan komitmennya dalam mendampingi korban penyalahgunaan narkotika hingga tuntas. Hal tersebut ditunjukkan dengan respon cepat Ketua LAN Bojonegoro, Kusprianto, S.T., usai menerima pemberitahuan resmi dari Yayasan Plato Surabaya terkait perkembangan rehabilitasi salah satu pasien berinisial R.
Berdasarkan pemberitahuan yang disampaikan melalui surat elektronik (email) dan aplikasi WhatsApp dari pihak Yayasan Plato Surabaya, hasil Case Conference menyatakan bahwa pasien berinisial R telah menunjukkan perkembangan rehabilitasi yang baik dan disetujui untuk memasuki fase rawat jalan.
Dalam pemberitahuan tersebut dijelaskan bahwa seluruh proses rehabilitasi, termasuk penguatan pencegahan kekambuhan serta tahapan perawatan yang telah dijalani, dinilai memenuhi syarat untuk melanjutkan ke fase berikutnya. Pihak keluarga juga diminta memberikan dukungan penuh selama proses rawat jalan hingga dinyatakan selesai.
Menanggapi kabar tersebut, Ketua LAN Bojonegoro Kusprianto, S.T., langsung bergerak menuju Surabaya untuk menjemput pasien sesuai jadwal yang telah ditetapkan pihak yayasan.
“Pagi ini saya berangkat ke Surabaya untuk menjemput Mas R,” ujar Kusprianto melalui pesan WhatsApp, Kamis (23/7/2026).
Menurut Kusprianto, keputusan Yayasan Plato Surabaya yang mengizinkan pasien memasuki tahap rawat jalan menjadi indikator bahwa proses rehabilitasi berjalan dengan baik sesuai hasil evaluasi tim rehabilitasi.
Sebelumnya, pada momentum Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) bulan Juni 2026, LAN Bojonegoro telah memfasilitasi dan mendampingi pasien tersebut menjalani rehabilitasi mandiri di Yayasan Plato Surabaya atas permintaan yang bersangkutan dan keluarganya.
Kusprianto menjelaskan bahwa pendampingan tersebut merupakan bagian dari komitmen LAN dalam membantu korban penyalahgunaan narkotika memperoleh akses rehabilitasi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Korban penyalahgunaan narkoba memiliki hak untuk mendapatkan pendampingan dan fasilitasi rehabilitasi. LAN Bojonegoro siap membantu masyarakat yang ingin pulih dari ketergantungan narkotika melalui jalur rehabilitasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, proses pendampingan tidak berhenti setelah pasien keluar dari pusat rehabilitasi, melainkan akan terus dilakukan selama masa rawat jalan hingga seluruh tahapan rehabilitasi dinyatakan selesai oleh pihak yang berwenang.
Yayasan Plato Surabaya sendiri diketahui telah menangani ratusan pasien rehabilitasi dari berbagai daerah dengan pendekatan pemulihan yang berfokus pada rehabilitasi medis, sosial, serta pencegahan kekambuhan.
Sementara itu, LAN Bojonegoro juga terus melengkapi proses administrasi dan legalitas program rehabilitasi sebagai bentuk penguatan layanan kepada masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkotika.
(Redaksi | Sumber: Divisi Jurnalistik LAN Bojonegoro)






