Radar nusantara 7.com// Morotai– Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Morotai Timur dan Morotai Utara dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir merendam ruas jalan di Desa Lifao, Kabupaten Pulau Morotai, Selasa (16/6/2026) sore.
Berdasarkan pantauan di lokasi, genangan air berwarna kecokelatan menutupi badan jalan utama yang menjadi akses penghubung warga. Ketinggian air bervariasi, mulai dari mata kaki hingga mendekati lutut orang dewasa di sejumlah titik.
Meski kondisi jalan tergenang, aktivitas masyarakat masih berlangsung. Sejumlah anak terlihat bermain di sekitar lokasi banjir, sementara pengendara sepeda motor maupun mobil terpaksa memperlambat laju kendaraan saat melintasi ruas jalan yang terdampak.
Selain merendam badan jalan, banjir juga menggenangi area perkebunan kelapa dan lahan rendah di sepanjang sisi jalan. Warga setempat menyebutkan genangan terjadi akibat meningkatnya debit air sungai dan saluran drainase setelah curah hujan tinggi melanda wilayah tersebut.
Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas terganggu dan mengharuskan pengguna jalan lebih berhati-hati, terutama pada malam hari. Pasalnya, sejumlah lubang jalan dikhawatirkan tertutup genangan sehingga berpotensi membahayakan pengendara.
Salah seorang sopir yang melintas, Jamrun, mengaku banjir yang terjadi cukup menghambat aktivitas warga dan pengguna jalan.
“Kalau hujan deras, air sering meluap sampai ke jalan. Kendaraan harus pelan-pelan karena takut mogok atau terperosok ke lubang yang tidak terlihat,” ujarnya.
Menurut warga, banjir di ruas jalan Desa Lifao bukan kali pertama terjadi. Setiap musim hujan, kawasan tersebut kerap tergenang akibat luapan sungai yang disertai buruknya sistem pembuangan air.
Warga berharap adanya penanganan dari pemerintah terkait normalisasi saluran air dan upaya pengendalian banjir agar kejadian serupa tidak terus berulang dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Sumber:fata






