LANDAK – Radar Nusantara 7.com – Upaya mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran Kodim 1210/Landak. Minggu (13/9/2026), Babinsa jajaran Kodim 1210/Ldk melaksanakan patroli wilayah secara masif di masing-masing wilayah binaan Koramil.
Patroli tersebut menjadi langkah antisipatif untuk mendeteksi potensi munculnya titik api sejak dini sekaligus mencegah kebakaran hutan dan lahan agar tidak meluas.
Perwira Seksi Operasi (Pasi Ops) Kodim 1210/Ldk, Kapten Arm Fauzi Syirat, mengatakan kegiatan patroli melibatkan sejumlah unsur terkait, di antaranya personel TNI, Kepolisian, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta pemerintah setempat.
Menurutnya, personel di lapangan tidak hanya melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah, tetapi juga disiapkan untuk melakukan langkah penanggulangan apabila terjadi kebakaran di kawasan hutan maupun lahan masyarakat.
“Patroli bertujuan untuk mendeteksi potensi terjadinya kebakaran sejak dini dan mencegah meluasnya titik api. Sehingga dapat diantisipasi meluasnya kebakaran hutan dan lahan,” ujar Fauzi.
Selain patroli, para Babinsa juga aktif memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak Karhutla. Edukasi tersebut mencakup dampak kebakaran terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan, serta potensi kerugian yang dapat ditimbulkan apabila kebakaran tidak segera ditangani.
“Selain patroli, para Babinsa juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai dampak bahaya kebakaran hutan dan lahan bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan,” ucapnya.
Fauzi berharap masyarakat turut mengambil peran dalam mencegah terjadinya Karhutla. Salah satunya dengan tidak membuka maupun membersihkan lahan menggunakan metode pembakaran.
“Kepada masyarakat untuk tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar. Gunakan sistem gotong royong untuk pembersihan lahan seperti yang pernah dilakukan oleh leluhur kita,” pungkasnya.
Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah setempat dan masyarakat diharapkan dapat terus diperkuat. Dengan langkah pencegahan dan pemantauan secara dini, potensi munculnya titik api di wilayah Kabupaten Landak dapat ditekan sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran hutan dan lahan yang lebih luas.
Radar Nusantara 7.com






