Radar Nusantara 7 | Jumat, 19 Juni 2026
BREBES – Suasana penuh haru menyelimuti sebuah rumah sederhana di Desa Bojong, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, saat Kliwon Alwawan bersama istrinya datang menemui Kusmiah, juru parkir lansia yang telah berjasa menyelamatkan uang senilai Rp3,6 miliar miliknya dari upaya percobaan pencurian. Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (18/06/2026) sore tersebut diwarnai tangis haru dan rasa syukur dari kedua belah pihak.
Kedatangan Kliwon bukan sekadar untuk bersilaturahmi atau menyampaikan ucapan terima kasih. Di hadapan Kepala Desa Bojong, Tasdik, serta sejumlah perangkat desa yang turut menyaksikan pertemuan tersebut, ia membawa sebuah niat mulia sebagai bentuk penghargaan atas kejujuran dan keberanian Kusmiah.
Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Kliwon mengungkapkan keinginannya untuk memberangkatkan Kusmiah menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci. Mendengar rencana tersebut, perempuan lanjut usia yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir itu tampak terkejut dan nyaris tidak percaya. Air mata pun tak terbendung saat ia menyadari ketulusan niat dari keluarga yang pernah ditolongnya.
Menurut Kliwon, penghargaan tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus apresiasi atas tindakan Kusmiah yang dinilainya telah menunjukkan kejujuran luar biasa di tengah situasi yang tidak mudah. Ia mengaku sangat berterima kasih karena berkat kepedulian dan keberanian Kusmiah, uang dalam jumlah besar yang menjadi sasaran pelaku kejahatan dapat terselamatkan.
Sementara itu, Kusmiah mengaku tidak pernah membayangkan akan mendapatkan perhatian dan penghargaan sebesar itu. Baginya, apa yang dilakukan semata-mata merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap sesama. Ia mengatakan tidak mengharapkan imbalan apa pun ketika membantu menggagalkan upaya pencurian tersebut.
Kepala Desa Bojong, Tasdik, menyampaikan apresiasi atas sikap kedua pihak. Ia menilai peristiwa tersebut menjadi contoh nyata bahwa kejujuran, kepedulian, dan rasa terima kasih masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Menurutnya, tindakan Kusmiah layak menjadi teladan bagi generasi muda maupun masyarakat luas.
Kisah pertemuan antara Kliwon Alwawan dan Kusmiah pun menjadi perhatian warga sekitar. Banyak yang hadir merasa terharu menyaksikan momen penuh makna tersebut. Selain menjadi simbol penghargaan terhadap kejujuran, peristiwa itu juga menunjukkan bahwa kebaikan yang dilakukan dengan tulus pada akhirnya akan mendapatkan balasan yang tidak terduga.
Rencana pemberangkatan umrah bagi Kusmiah kini menjadi kabar yang membawa kebahagiaan bagi keluarga dan warga sekitar. Masyarakat berharap niat baik tersebut dapat segera terwujud sehingga perempuan lansia yang telah menunjukkan keteladanan itu dapat menunaikan ibadah ke Tanah Suci dengan lancar.
(Redaksi Radar Nusantara 7)






