PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
1780935142938

Radar nusantara 7.com//BATANG – Sebuah truk bermuatan jagung dengan berat sekitar 9,5 ton mengalami insiden gagal menanjak di kawasan Tanjakan Ngleses, Dukuh Sipule, Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin (8/6/2026) dini hari. Kendaraan tersebut bahkan sempat terhenti di bibir jurang setelah mundur akibat tidak mampu menaklukkan medan tanjakan yang cukup curam.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB itu langsung mendapat perhatian warga dan aparat kepolisian. Mendapat laporan adanya kendaraan yang mengalami kendala di lokasi rawan kecelakaan, personel Polsek Bandar, Polres Batang, segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan serta memberikan bantuan kepada pengemudi.

Kapolsek Bandar melalui keterangan petugas di lapangan menjelaskan bahwa kendaraan yang mengalami insiden tersebut adalah truk bernomor polisi AD-9895-MC yang sedang mengangkut jagung dengan tujuan pengiriman ke wilayah Batang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk dikemudikan oleh Arif Nurhidayat (23), warga Dukuh Sukorejo, RT 03/RW 05, Desa Sukorejo, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali. Saat kejadian, sopir tengah melintasi jalur Ngleses yang dikenal memiliki tanjakan panjang dan cukup ekstrem.

Diduga karena beban muatan yang cukup berat serta kondisi medan yang menanjak, kendaraan kehilangan tenaga saat berada di tengah tanjakan. Truk kemudian mundur beberapa meter sebelum akhirnya berhenti tepat di dekat bibir jurang, sehingga menimbulkan kepanikan bagi pengemudi.

Beruntung, kendaraan tidak sampai terperosok ke dalam jurang dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan pada kendaraan lain. Namun posisi truk yang berada di lokasi gelap dan sepi membuat pengemudi memilih menunggu bantuan datang guna menghindari risiko yang lebih besar.

Menurut informasi yang diperoleh, pengemudi mengaku belum pernah melintasi jalur tersebut sebelumnya. Kondisi medan yang asing ditambah muatan berat membuatnya kesulitan mengantisipasi karakteristik tanjakan di kawasan Ngleses.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan pengamanan serta membantu mengatur situasi agar proses evakuasi dapat berjalan dengan aman. Bantuan juga didatangkan untuk memindahkan muatan dan mengevakuasi kendaraan dari lokasi yang dinilai cukup berbahaya.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi para pengemudi kendaraan angkutan barang untuk memperhatikan kapasitas muatan, kondisi kendaraan, serta mengenali karakteristik jalur yang akan dilalui, terutama pada ruas jalan dengan kontur perbukitan dan tanjakan ekstrem.

Hingga menjelang pagi, proses penanganan dan evakuasi kendaraan terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak. Arus lalu lintas di sekitar lokasi tetap dapat dilalui meski pengguna jalan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di kawasan Tanjakan Ngleses.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian materiil masih dalam pendataan, sementara kondisi kendaraan berhasil diamankan guna mencegah terjadinya kecelakaan yang lebih serius.

Sumber:yono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *