PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
IMG-20260627-WA0155

Radat nusantara 7.com//Morotai, 17 Juni 2026 – Acara pelantikan dan rapat kerja kepengurusan baru Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Teknik Universitas Pasifik (UNIPAS) Kabupaten Pulau Morotai berlangsung khidmat dan penuh semangat di Aula Kantor Bupati Pulau Morotai, Rabu (17/6/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Revitalisasi Tradisi Intelektual dan Spiritual sebagai Gerakan Persatuan dalam Menjaga Independensi Etis dan Organisatoris HMI”.

Agenda tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus HMI, organisasi kemahasiswaan, perwakilan kampus, serta sejumlah tamu undangan. Selain menjadi momentum pelantikan kepengurusan baru, kegiatan juga menjadi ruang refleksi terhadap arah gerakan organisasi ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, Demisioner Ketua Umum HMI Komisariat Teknik UNIPAS periode 2024–2025, Fhattahilla Mahasari, menyampaikan sambutan yang mendapat perhatian dari para peserta. Ia menegaskan bahwa HMI merupakan organisasi kader yang memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak generasi intelektual, berintegritas, serta tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.

Menurutnya, HMI harus tetap menjadi organisasi yang progresif, inklusif, independen, dan konsisten menjaga marwah perjuangan kader. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu memperkuat tradisi intelektual serta mempererat solidaritas antaranggota demi kemajuan organisasi.

Dalam sambutannya, Fhattahilla juga menyinggung pentingnya peran Korps Alumni HMI (KAHMI) Kabupaten Pulau Morotai. Ia berharap para alumni dapat memberikan perhatian yang lebih serius terhadap proses pengkaderan dan pengembangan organisasi.

“HMI bukan sekadar tempat persinggahan. Organisasi ini adalah rumah kader yang harus dijaga bersama. Kami berharap KAHMI Pulau Morotai dapat lebih aktif mendampingi dan membina kader-kader HMI agar proses regenerasi berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu perhatian dalam rangkaian kegiatan. Namun demikian, penyampaian itu dipandang sebagai bentuk harapan agar hubungan antara kader aktif dan alumni semakin erat dalam membangun organisasi yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Fhattahilla menambahkan bahwa sinergi antara HMI dan KAHMI merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan perjuangan organisasi, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan di dunia pendidikan, sosial, maupun kebangsaan.

Ia juga mengajak seluruh kader HMI untuk tetap menjaga independensi organisasi, menjunjung tinggi nilai-nilai etika, serta terus meningkatkan kualitas intelektual dan spiritual sebagaimana tema yang diangkat dalam pelantikan dan rapat kerja tersebut.

Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pelantikan pengurus baru, penyampaian program kerja, serta diskusi mengenai arah gerakan HMI Komisariat Teknik UNIPAS ke depan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan diharapkan menjadi awal yang baik bagi kepengurusan baru dalam menjalankan roda organisasi.

Redaksi: Media Radar Nusantara 7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *