NGANJUK | RadarNusantara7.com – Sebuah video yang memperlihatkan sepasang remaja berada di dalam kamar mandi kawasan Stadion Anjuk Ladang, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, viral dan menjadi perbincangan di media sosial pada Senin (13/07/2026).
Menanggapi beredarnya video tersebut, Kasi Humas Polres Nganjuk AKP Fajar Kurniadi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, persoalan itu telah diselesaikan secara kekeluargaan melalui proses mediasi yang difasilitasi oleh Polsek Nganjuk Kota.
AKP Fajar menjelaskan bahwa kedua remaja yang berada dalam video tersebut masih berstatus pelajar dan sama-sama berusia 13 tahun. Pihak kepolisian juga telah memanggil orang tua serta keluarga masing-masing untuk mengikuti proses mediasi dan pembinaan.
“Permasalahan ini sudah diselesaikan secara mediasi di Polsek Nganjuk Kota. Kedua anak tersebut masih berstatus pelajar dengan usia yang sama, yakni 13 tahun. Keluarga keduanya juga telah dipanggil untuk diberikan pembinaan bersama,” ujar AKP Fajar.
Ia menambahkan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (12/07/2026). Awalnya, seorang penjaga Stadion Anjuk Ladang menaruh curiga terhadap gerak-gerik kedua remaja yang terlihat memasuki area kamar mandi stadion secara bersamaan.
Karena merasa ada hal yang tidak biasa, petugas penjaga kemudian mendatangi lokasi dan mendapati keduanya berada di dalam satu kamar mandi. Saat dimintai keterangan, salah satu anak mengaku menemani temannya yang merasa takut pergi ke kamar mandi sendirian.
Meski demikian, untuk menghindari kesalahpahaman dan dampak psikologis terhadap anak-anak yang masih di bawah umur, pihak kepolisian memilih menyelesaikan persoalan tersebut melalui pendekatan persuasif dan kekeluargaan.
Setelah proses mediasi selesai dilakukan, kedua pelajar itu dikembalikan kepada orang tua masing-masing untuk mendapatkan pembinaan dan pengawasan lebih lanjut.
Polres Nganjuk juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan perhatian terhadap aktivitas anak-anak, baik di lingkungan sekolah maupun saat berada di luar rumah. Pengawasan dan komunikasi yang baik dinilai penting untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman maupun tindakan yang dapat merugikan masa depan anak.
(Redaksi RadarNusantara7.com)






