Radar nusantara7.com// Sidoarjo — Warga Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, digemparkan dengan kabar meninggalnya kepala desa setempat di area balai desa pada Minggu (3/5/2026). Peristiwa tersebut sontak menjadi perhatian masyarakat karena korban dikenal aktif menjalankan aktivitas pemerintahan desa sehari-hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di lingkungan Balai Desa Buncitan. Aparat kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi guna melakukan pemeriksaan awal dan pengamanan tempat kejadian perkara.
Kapolsek Sedati, IPTU Masyita Dian, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihak kepolisian, kata dia, saat ini masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
“Benar, telah ditemukan seorang laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di balai desa. Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari tim identifikasi Polresta Sidoarjo,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Petugas kepolisian bersama tim identifikasi terlihat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah keterangan dari saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi. Hingga kini, polisi belum memberikan kesimpulan terkait penyebab kematian dan masih menunggu hasil pemeriksaan resmi.
Sementara itu, kabar meninggalnya kepala desa tersebut dengan cepat menyebar di tengah masyarakat dan memunculkan berbagai dugaan. Namun demikian, aparat kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi maupun berspekulasi terkait penyebab kejadian.
Salah seorang warga Desa Buncitan, Suwarno, mengaku terkejut mendengar kabar tersebut. Menurutnya, informasi awal ia peroleh dari keluarga dekat korban pada Minggu pagi.
“Saya mendapat kabar dari keluarga korban. Semua warga juga kaget karena sebelumnya tidak ada tanda-tanda yang diketahui masyarakat,” ungkapnya.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi warga Desa Buncitan. Sejumlah masyarakat tampak mendatangi area sekitar balai desa untuk mencari informasi sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Hingga Minggu malam, aparat kepolisian masih terus melakukan pendalaman guna memastikan kronologi lengkap dan penyebab pasti meninggalnya korban. Polisi menegaskan seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur.
Masyarakat diminta menunggu hasil resmi penyelidikan dari pihak berwenang agar informasi yang beredar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun keresahan di tengah publik.
Sumber:tim






