Radar nusantara7.com//Jember – Senin, 11 Mei 2026, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Jember resmi menahan seorang sopir truk berinisial FAP, warga Desa Curahnongko, setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar. Penahanan tersebut dilakukan usai polisi melakukan serangkaian penyelidikan terkait aktivitas mencurigakan di SPBU 54.681.11 yang berada di Jalan Teuku Umar, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut distribusi BBM subsidi yang sejatinya diperuntukkan bagi masyarakat dan sektor tertentu yang berhak menerima. Aparat kepolisian menduga adanya praktik penyalahgunaan pembelian solar subsidi menggunakan kendaraan tertentu untuk memperoleh keuntungan pribadi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tersangka FAP diamankan setelah petugas menemukan indikasi pembelian solar subsidi dalam jumlah tidak wajar. Polisi juga disebut tengah mendalami dugaan adanya pola distribusi ilegal maupun keterlibatan pihak lain dalam praktik tersebut.
Kapolres Jember melalui jajaran penyidik menyampaikan bahwa proses hukum terhadap tersangka kini terus berjalan. Polisi masih melakukan pemeriksaan intensif guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan penyelewengan BBM subsidi yang lebih luas.
“Kasus ini masih dalam pengembangan. Penyidik akan mendalami seluruh kemungkinan, termasuk alur distribusi dan pihak-pihak yang diduga terlibat,” ungkap salah satu sumber kepolisian.
Penahanan terhadap FAP dilakukan sebagai bagian dari upaya penegakan hukum terhadap penyalahgunaan BBM subsidi yang selama ini menjadi perhatian pemerintah. Pasalnya, praktik penyelewengan solar subsidi dinilai dapat merugikan negara sekaligus berdampak terhadap masyarakat kecil yang membutuhkan akses BBM dengan harga terjangkau.
Di sisi lain, sejumlah warga berharap aparat penegak hukum tidak berhenti pada penangkapan pelaku lapangan semata. Publik meminta agar penyelidikan dilakukan secara menyeluruh hingga mampu mengungkap jika terdapat aktor lain maupun dugaan permainan dalam distribusi BBM subsidi.
Sorotan tajam juga mengarah pada sistem pengawasan distribusi BBM subsidi di SPBU. Masyarakat menilai perlunya pengawasan yang lebih ketat agar praktik penyalahgunaan tidak terus berulang. Transparansi distribusi serta pengawasan digital dianggap menjadi langkah penting untuk meminimalisasi kebocoran solar subsidi di lapangan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman terhadap barang bukti dan kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain. Sementara itu, tersangka FAP kini menjalani proses hukum lebih lanjut di Mapolres Jember.
Sumber:ss






