PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
Screenshot_2026-05-11-18-39-01-487_com.facebook.lite-edit

Radar nusantara7.com//Gresik– Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya depan SPBU Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Senin dini hari (11/5/2026) sekitar pukul 02.45 WIB. Sebuah dump truck bernomor polisi L 8252 USD menghantam dump truck lain yang sedang terparkir di tepi jalan.

Peristiwa tersebut sempat menjadi perhatian pengguna jalan yang melintas karena benturan keras mengakibatkan bagian depan kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan bahwa dump truck yang dikemudikan Bambang, warga Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, melaju di jalur utama kawasan Manyar sebelum akhirnya menabrak kendaraan dump truck lain yang tengah berhenti di sisi jalan.

Diduga kecelakaan dipicu hilangnya konsentrasi pengemudi akibat mengantuk saat berkendara pada jam rawan dini hari. Kondisi tubuh yang lelah dan menurunnya fokus pengemudi disebut menjadi salah satu faktor yang sering memicu kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi kendaraan angkutan berat yang menempuh perjalanan jarak jauh.

Benturan yang terjadi cukup keras hingga menimbulkan kerusakan pada kedua kendaraan. Beruntung, sopir dump truck dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka serius. Tidak ada korban lain dalam kejadian tersebut.

Petugas yang menerima laporan segera mendatangi lokasi guna melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas. Kendaraan yang terlibat kecelakaan kemudian dievakuasi agar tidak mengganggu pengguna jalan lain, mengingat kawasan tersebut merupakan jalur padat kendaraan, terutama kendaraan industri dan angkutan barang.

Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kepadatan akibat proses evakuasi dan banyaknya pengendara yang memperlambat laju kendaraan saat melintas di titik kejadian. Namun situasi berangsur normal setelah petugas melakukan penanganan di lokasi.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat penting bagi para pengemudi, khususnya sopir kendaraan berat, untuk memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum melakukan perjalanan. Mengemudi saat mengantuk dinilai sangat berbahaya karena dapat mengurangi refleks dan konsentrasi di jalan raya.

Selain itu, pengguna jalan juga diimbau lebih berhati-hati saat berkendara pada malam hingga dini hari. Faktor minimnya penerangan jalan, kondisi tubuh yang mudah lelah, serta kepadatan kendaraan besar di jalur pantura dan kawasan industri menjadi kombinasi yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Pihak terkait juga mengingatkan pentingnya memanfaatkan waktu istirahat apabila pengemudi mulai merasakan kantuk, demi menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Sumber:tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *