PROMOSI MEDIA : RadarNusantara7.com siap menjadi mitra publikasi terpercaya | Terima pemasangan iklan | Advertorial | Kerjasama media
20 April 2026
IMG-20260122-WA0159.jpg

Radar Nusantara7,- Bojonegoro — Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) melanjutkan kegiatan Sosialisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kabupaten Bojonegoro hingga hari kedua, Kamis (22/1/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Malowopati tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam membangun sistem pendataan sosial ekonomi yang terpadu dan berkelanjutan.

Dalam sosialisasi itu, Kemensos RI menekankan pentingnya keterlibatan aktif pemerintah desa (Pemdes) dalam proses integrasi dan pemutakhiran data sosial ekonomi masyarakat. Pemdes dinilai memiliki peran strategis karena berada paling dekat dengan kondisi riil warga di lapangan.

Perwakilan Kemensos RI menjelaskan bahwa DTSEN disiapkan sebagai basis data nasional yang menyatukan berbagai data sektoral yang selama ini masih tersebar. Dengan adanya satu data terpadu hingga tingkat desa, diharapkan potensi kesalahan penyaluran bantuan sosial dapat diminimalkan.

“Kualitas data sangat menentukan ketepatan kebijakan sosial. Karena itu, pemutakhiran data harus dilakukan secara berkala dan bertanggung jawab,” ungkap perwakilan Kemensos dalam pemaparannya.

Sosialisasi hari kedua ini diikuti oleh unsur pemerintah desa, kecamatan, serta perangkat daerah terkait. Para peserta memperoleh penjelasan teknis terkait mekanisme verifikasi lapangan, prinsip kehati-hatian dalam pendataan, serta pentingnya transparansi dan akuntabilitas.

Melalui DTSEN, pemerintah berharap penyaluran bantuan sosial dapat berlangsung lebih adil dan tepat sasaran, sekaligus mendukung perencanaan program perlindungan sosial yang lebih efektif di masa mendatang.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *