PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
IMG-20260726-WA0093

Radar nusantara 7.com//Pulau Morotai – Belajar sejarah tidak harus selalu dilakukan di dalam ruang kelas. Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MTs Negeri 1 Pulau Morotai mengajak para siswa menelusuri jejak Perang Dunia II melalui kegiatan edukatif bertajuk “Menjelajahi Sejarah” dengan mengunjungi Museum Perang Dunia II yang berada di Desa Totodoku dan Desa Juanga, Kecamatan Morotai Selatan, Minggu (26/7/2026).

Kegiatan pembelajaran lapangan (experiential learning) tersebut bertujuan memperluas wawasan siswa mengenai sejarah Pulau Morotai yang pernah menjadi salah satu basis militer Sekutu terbesar di kawasan Pasifik pada masa Perang Dunia II. Selain mengenalkan warisan sejarah dunia yang dimiliki Morotai, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat nasionalisme, menghargai jasa para pahlawan, serta menanamkan nilai-nilai perdamaian kepada generasi muda.

Ketua OSIM MTs Negeri 1 Pulau Morotai, Siti Nurdiana Aklia, mengatakan kunjungan ke museum memberikan pengalaman belajar yang jauh lebih bermakna dibandingkan hanya mempelajari sejarah melalui buku pelajaran.

Selama ini kami hanya membaca tentang Perang Dunia II di buku. Namun ketika melihat langsung artefak, meriam, serta peninggalan Jepang dan Amerika di museum, kami merasakan sejarah itu begitu nyata. Kami semakin menyadari bahwa kemerdekaan yang dinikmati hari ini lahir dari perjuangan dan pengorbanan yang besar,” ujarnya.

Pembina OSIM, Ijat Mandea, menjelaskan bahwa kunjungan ke museum merupakan bagian dari pendidikan karakter yang bertujuan membentuk siswa agar tidak hanya memahami sejarah secara teori, tetapi juga mampu mengambil nilai-nilai kehidupan dari setiap peristiwa masa lalu.

Kami ingin siswa tidak sekadar menghafal nama tokoh dan tahun peristiwa, tetapi benar-benar memahami makna perjuangan, persatuan, dan semangat pantang menyerah yang terkandung di dalamnya. Morotai memiliki sejarah dunia yang sangat berharga, sehingga generasi mudanya harus mengenal, menjaga, dan bangga terhadap warisan tersebut,” katanya.

Sementara itu, Kepala MTs Negeri 1 Pulau Morotai, Nursina Fete, mengapresiasi inisiatif OSIM yang memilih museum sebagai lokasi pembelajaran. Menurutnya, kegiatan tersebut mampu memperkuat pemahaman siswa terhadap sejarah daerah sekaligus membangun karakter generasi muda.

Pulau Morotai merupakan laboratorium sejarah terbuka. Dengan mengunjungi Museum Perang Dunia II, siswa tidak hanya mengenal sejarah daerahnya, tetapi juga memahami posisi Morotai dalam perjalanan sejarah dunia. Kami berharap mereka menjadi generasi yang mampu menceritakan kembali kisah heroik Morotai sekaligus menjadikan semangat perjuangan para pendahulu sebagai motivasi untuk meraih prestasi,” ungkapnya.

Selama berada di museum, para siswa memperoleh penjelasan langsung dari pemandu mengenai kronologi masuknya pasukan Sekutu ke Pulau Morotai, berbagai pertempuran yang terjadi di kawasan Pasifik, hingga kehidupan masyarakat Morotai pada masa perang.

Mereka juga berkesempatan melihat secara langsung berbagai koleksi bersejarah, seperti pecahan bom, peralatan militer, kendaraan perang, serta dokumentasi foto yang menjadi saksi bisu peristiwa besar pada masa itu. Antusiasme para siswa terlihat saat sesi diskusi berlangsung, di mana mereka aktif mengajukan pertanyaan seputar strategi perang, peninggalan sejarah, hingga dampak sosial yang dirasakan masyarakat Morotai setelah perang berakhir.

Kegiatan ditutup dengan sesi refleksi mengenai pentingnya menjaga perdamaian dan foto bersama di kawasan Museum Perang Dunia II. Melalui kegiatan ini, OSIM MTs Negeri 1 Pulau Morotai berharap dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sejarah, memperkuat rasa cinta tanah air, serta mendorong pelestarian situs-situs bersejarah yang menjadi kebanggaan Kabupaten Pulau Morotai.

Reporter: Fhatti
Penulis: Fhattahilla Mahasari
Editor: Korwil Radar Nusantara 7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *