PROMOSI MEDIA : RadarNusantara7.com siap menjadi mitra publikasi terpercaya | Terima pemasangan iklan | Advertorial | Kerjasama media
20 April 2026
Screenshot_20260306_010937.jpg


RADAR NUSANTARA7.COM – CBOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan para pelaku sosial keagamaan di daerah. Melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Pemkab Bojonegoro menggelar kegiatan Pembinaan dan Sosialisasi Penyaluran Program Bantuan Insentif bagi Pelaku Sosial Keagamaan Tahun 2026 yang berlangsung di Pendopo Malowopati, Kamis (5/3/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri ratusan peserta yang terdiri dari berbagai unsur pelaku sosial keagamaan. Tercatat sebanyak 515 peserta dari empat kecamatan hadir mengikuti agenda pembinaan dan sosialisasi yang bertujuan memperkuat peran tokoh serta penggerak kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.


Dalam kesempatan itu, Pemkab Bojonegoro juga melakukan penyerahan bantuan dan insentif secara simbolis kepada sejumlah perwakilan pelaku sosial keagamaan, di antaranya marbot masjid dan pengurus gereja.

Program ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kontribusi mereka dalam menjaga kehidupan sosial, spiritual, serta kerukunan antarumat beragama.


Pemerintah daerah menilai para pelaku sosial keagamaan memiliki peran strategis dalam membangun karakter masyarakat serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan. Oleh karena itu, pemberian insentif ini diharapkan dapat menjadi dorongan moral sekaligus motivasi bagi para pelaku sosial keagamaan agar terus aktif berkontribusi di lingkungannya.


Selain penyaluran insentif, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang pembinaan untuk meningkatkan kapasitas para pelaku sosial keagamaan. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap tempat-tempat ibadah tidak hanya menjadi pusat kegiatan spiritual, tetapi juga dapat berkembang menjadi ruang pemberdayaan masyarakat, termasuk dalam penguatan nilai sosial, pendidikan, hingga kegiatan kemasyarakatan lainnya.


Program ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Bojonegoro dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat berbasis keagamaan. Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan pembangunan sosial di Bojonegoro dapat berjalan lebih inklusif, harmonis, dan berkelanjutan.


Sumber: Humas Pemkab Bojonegoro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *