PROMO
📢 RadarNusantara7.com – Cepat • Akurat • Terpercaya | Terima Publikasi Berita & Iklan | Hubungi WA: 0823-3388-2911
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81
1791979065570

BOJONEGORO, Radar Nusantara 7.com – Pengurus Pusat Belajar Guru (PBG) Kabupaten Bojonegoro periode 2025–2029 resmi dikukuhkan oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, dalam kegiatan yang dirangkai dengan Pelatihan Guru Pembina Olimpiade Sains Nasional (OSN), Rabu (14/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Universitas Bojonegoro (Unigoro) tersebut mengusung tema “Bina Pendidik, Cetak Saintis” sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas tenaga pendidik sekaligus memperkuat kompetensi guru dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.

Pengukuhan pengurus PBG periode 2025–2029 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat peran guru sebagai penggerak peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Bojonegoro. Melalui wadah ini, para pendidik diharapkan dapat terus mengembangkan kemampuan profesional, memperluas kolaborasi, serta menghadirkan inovasi dalam proses pembelajaran.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menekankan pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran yang didukung oleh tenaga pendidik yang kompeten, kreatif, dan mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi.

Keberadaan Pusat Belajar Guru diharapkan dapat menjadi ruang bagi para guru untuk saling berbagi pengalaman, meningkatkan kapasitas diri, serta mengembangkan metode pembelajaran yang lebih efektif dan berkualitas.

Selain pengukuhan pengurus, pelatihan bagi guru pembina OSN menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kemampuan pendidik dalam membimbing siswa yang memiliki potensi dan minat di bidang sains.

Melalui pelatihan tersebut, guru diharapkan mampu memberikan pembinaan yang lebih terarah, mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik, serta mempersiapkan siswa agar dapat berkompetisi dalam ajang Olimpiade Sains Nasional.

Upaya meningkatkan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada ketersediaan sarana dan prasarana, tetapi juga pada kualitas guru sebagai ujung tombak pembelajaran. Karena itu, pengembangan kompetensi pendidik perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pelatihan, pendampingan, dan kolaborasi antarguru.

Dengan dikukuhkannya pengurus PBG periode 2025–2029, diharapkan sinergi antara tenaga pendidik dan pemangku kepentingan pendidikan di Kabupaten Bojonegoro semakin kuat. Langkah ini diharapkan turut mendorong lahirnya generasi muda yang unggul, berprestasi, serta memiliki kemampuan sains yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Sumber: (*)

Redaksi Radar Nusantara 7.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *