PROMOSI MEDIA : RadarNusantara7.com siap menjadi mitra publikasi terpercaya | Terima pemasangan iklan | Advertorial | Kerjasama media
20 April 2026
Screenshot_20260226_205931.jpg


Radar Nusantara7.com – Salatiga, 26 Februari 2026 – Aksi “perang sarung” yang terjadi di Jalan Mertani, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Salatiga, Kamis (26/2/2026) dini hari, berujung dugaan pengeroyokan. Seorang remaja berusia 14 tahun dilaporkan mengalami luka di bagian mulut dan kepala akibat insiden tersebut.


Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.15 WIB, tepatnya di depan Kantor PPAT Mubarok Sabdo, S.H., M.Kn. Warga sekitar sebelumnya sempat mendengar suara letusan kembang api dari arah lokasi kejadian yang memecah suasana malam.


Salah seorang saksi yang mendengar suara tersebut kemudian keluar rumah untuk memastikan situasi. Saat itulah ia melihat seorang remaja berinisial H (14), pelajar sekaligus warga Tegalrejo, tengah dikeroyok oleh sekelompok orang yang diperkirakan berjumlah sekitar 15 orang.


Kapolsek Argomulyo, Azis Ma’arif, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan awal, para pelaku diduga memukul korban menggunakan sarung yang telah dimodifikasi serta helm. Selain itu, kelompok tersebut juga menyalakan dan melemparkan kembang api saat aksi berlangsung.


“Korban mengalami luka di bagian mulut dan kepala. Saat ini penanganan medis telah dilakukan,” ujarnya.
Saksi yang menyaksikan kejadian itu langsung berteriak untuk membubarkan kelompok remaja tersebut. Mendengar teriakan warga, para pelaku segera melarikan diri dan meninggalkan korban di lokasi.


Tak lama setelah kejadian, aparat dari Polres Salatiga bersama jajaran Polsek Argomulyo mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan serta olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga meminta keterangan dari korban dan sejumlah saksi guna mengungkap kronologi secara utuh.


Korban selanjutnya dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis dengan berkoordinasi bersama PMI Kota Salatiga.
Dari hasil penyelidikan awal, polisi telah mengidentifikasi salah satu terduga pelaku berinisial H.S. (24), warga Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga. Hingga kini, petugas masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.


Kapolsek Argomulyo menegaskan bahwa situasi di lokasi kejadian saat ini telah kondusif. Pihak kepolisian juga mengimbau kepada para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, khususnya pada jam-jam rawan menjelang sahur, guna mencegah terulangnya aksi serupa yang berpotensi menimbulkan korban luka maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.


Proses penyelidikan masih terus berlangsung untuk memastikan seluruh pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Sumber: Tim
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *