Radar nusantara7.com//Bojonegoro, Senin 04 Mei 2026 — Kabar terkait rencana restrukturisasi manajemen klub sepak bola Persibo Bojonegoro mulai menjadi perhatian publik dan para pendukung setia Laskar Angling Dharma. Manajemen PT Persibo Juara Jaya, perusahaan yang menaungi Persibo Bojonegoro, dikabarkan tengah mempersiapkan langkah strategis berupa pengalihan saham perseroan sebagai bagian dari upaya penguatan fondasi klub untuk menghadapi tantangan kompetisi sepak bola profesional ke depan.
Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari proses transformasi organisasi dan pengembangan manajemen klub agar lebih profesional, kompetitif, serta memiliki kekuatan finansial yang lebih stabil. Dalam keterangannya, pihak manajemen menegaskan bahwa mekanisme pengalihan saham merupakan proses yang sah secara hukum dan telah diatur dalam ketentuan Pasal 125 ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT).
Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa pengambilalihan saham dapat dilakukan secara langsung oleh pihak lain terhadap saham perseroan. Praktik ini dinilai lumrah dalam dunia usaha, termasuk di industri olahraga modern, sebagai bagian dari restrukturisasi perusahaan guna memperkuat arah bisnis dan keberlangsungan organisasi.
Konsultan Persibo, Eko Setyawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini telah memberikan dukungan terhadap perjalanan Persibo Bojonegoro. Menurutnya, dukungan masyarakat dan suporter menjadi elemen penting dalam menjaga eksistensi klub kebanggaan warga Bojonegoro tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung Persibo, khususnya para suporter dan masyarakat. Ke depan, kami berharap dukungan ini terus bertambah. Pengelolaan sepak bola memang membutuhkan komitmen dan biaya besar, namun dengan sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, Persibo optimistis dapat meraih kejayaan di masa mendatang,” ujar Eko Setyawan.
Rencana pengalihan saham ini pun memunculkan berbagai tanggapan di kalangan pecinta sepak bola Bojonegoro. Sebagian pihak menilai langkah restrukturisasi menjadi kebutuhan penting agar Persibo mampu berkembang di tengah kompetisi sepak bola nasional yang semakin kompetitif dan menuntut pengelolaan profesional, baik dari sisi finansial, pembinaan pemain, maupun tata kelola manajemen klub.
Masuknya investor baru atau perubahan struktur kepemilikan dinilai dapat membuka peluang bagi Persibo untuk memperoleh dukungan modal yang lebih kuat. Kondisi tersebut diharapkan mampu membantu klub dalam meningkatkan kualitas tim, pengembangan akademi, infrastruktur, hingga stabilitas operasional klub dalam jangka panjang.
Namun demikian, di tengah munculnya berbagai spekulasi terkait masa depan klub, manajemen menegaskan bahwa identitas Persibo sebagai klub kebanggaan masyarakat Bojonegoro tetap menjadi prioritas utama. Persibo disebut akan tetap bermarkas dan berhomebase di Kabupaten Bojonegoro serta terus membawa nama daerah dalam kompetisi sepak bola nasional.
Selain memiliki nilai olahraga, Persibo juga dianggap memiliki nilai historis dan emosional yang kuat bagi masyarakat Bojonegoro. Klub ini bukan sekadar tim sepak bola, melainkan simbol kebersamaan, kebanggaan daerah, dan bagian dari identitas masyarakat yang telah melekat selama bertahun-tahun.
Dengan adanya restrukturisasi tersebut, publik kini menaruh harapan besar agar Persibo Bojonegoro dapat bangkit dan kembali mencapai prestasi terbaiknya. Dukungan dari berbagai pihak, mulai pemerintah daerah, dunia usaha, suporter, hingga masyarakat luas, dinilai akan menjadi faktor penting dalam menentukan arah dan masa depan klub ke depan.
Sumber : Manajemen Persibo
Editor : Redaksi






